Insiden 4 Polisi Salah Gerebek Kamar Hotel Kolonel TNI, Niatnya Tangkap Terduga Pengguna Narkoba

Empat personel polisi salah gerebek kamar hotel yang ternyata milik Kolonel TNI, bermula ingin tangkap terduga pengguna narkoba


zoom-inlihat foto
Update-polisi-salah-geledah-Kolonel-TNI-AD-dige.jpg
net
Update polisi salah geledah - Kolonel TNI AD digerebek di Malang ternyata berawal dari salah informasi intel tentang kamar pengedar narkoba oleh 4 personel Polres Malang Kota ini


Selain itu, ponsel yang digunakan para tersangka untuk menghubungi para pelanggan juga turut disita.

"Satu alat kontrasepsi bekas dalam bentuk kondom," kata Wakapolres.

Sebenarnya, panti pijat yang berada dalam sebuah ruko ini, sempat tutup beberapa waktu di awal PSBB.

Namun, mereka nekat beroperasi kembali secara diam-diam untuk mencari keuntungan.

"Namun, (panti pijat ini) beroperasi kembali kurang lebih satu bulan lalu," ucap Aries.

Denda maksimal

Pemilik panti pijat plus-plus yang digerebek aparat Polres Metro Jakarta Utara akan dikenakan denda lantaran nekat beroperasi di tengah PSBB.

Pengenaan denda nantinya akan disesuaikan dengan Peraturan Gubernur nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya segera memproses pemilik panti pijat tersebut untuk membayar denda.

"Khusus pemilik usaha ini juga melanggar ketentuan Pergub, baik Pergub 33 maupun 79, akan kita proses untuk dikenakan denda maksimal," kata Ali.

Seiring penerapan kembali PSBB ketat di DKI Jakarta, lanjut Ali, tempat hiburan ditegaskan belum boleh buka.

Karenanya, pengenaan denda ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi tempat-tempat usaha lainnya yang masih nekat beroperasi meski ada larangan.

"Khusus usaha ini (panti pijat), sejak awal PSBB memang belum diizinkan dibuka. Memang ada surat edaran Kadis Pariwisata untuk khusus untuk pariwisata yang memang diperbolehkan sebelumnya, tapi kegiatan ini memang dari awal tidak diperbolehkan untuk dibuka," ujar dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved