Jonatan Christie Menilai BWF Tidak Adil: Kenapa All England Tidak Belajar dari Turnamen Thailand?

Menurut dia, BWF bisa menunda turnamen dan melakukan karantina terhadap semua yang berpartisipasi di acara tersebut untuk meminilalisir risiko.


zoom-inlihat foto
jonatan-christie-rekam-jejak.jpg
Instagram/jonatanchristieofficial
Jonatan Christie saat bertanding di Paris, Perancis


“Seluruh tim Indonesia sudah mengikuti protokol kesehatan dan telah melakukan Swab PCR H-1 sebelum keberangkatan kami ke Birmingham,” lanjutnya.

Baca: Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Marcus Gideon Kecewa

Baca: BPOM Tak Rekomendasi Vaksin AstraZeneca Digunakan di Indonesia, Masih dalam Proses Kajian

 

 

Atlet 27 tahun tersebut menceritakan bahwa para pemain bulutangkis Tanah Air sudah mengikuti aturan yang ditetapkan BWF saat tiba di hotel.

“Setelah kami tiba di Crowne Plaza Birmingham City Centre Hotel, seluruh tim Indonesia juga sudah mengikuti aturan dari BWF untuk melakukan Swab PCR,”

Ia pun membeberkan kejadian dimana pemain tim negara lain mendapatkan hasil tes yang berubah-ubah dalam waktu tertentu.

Dimana hasil tes PCR postif kemudian ketika dites ulang hasilnya negatif.

Dengan hasil seperti itu mereka justru diperbolehkan mengikuti pertandingan.

“Sebelum All England dimulai, ada beberapa tim dari negara lain yang mendapatkan hasil positif dari Swab PCR awal.

Namun, setelah dilakukan test ulang dan diperoleh hasil negatif, mereka diperbolehkan mengikuti pertandingan,” ungkapnya.

Baca: Viral Video Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh 2004 Kini Ditemukan di RSJ

Baca: Satu Pesawat dengan Timnas Indonesia, Pemain Tunggal Putri Turki Tetap Main di All England 2021

Atlet bulutangkis Indonesia sekaligus pemain ganda campuran Praveen Jordan saat mendapatkan suntikan vaksin pertama.
Atlet bulutangkis Indonesia sekaligus pemain ganda campuran Praveen Jordan saat mendapatkan suntikan vaksin pertama. (instagram.com/jordan_praveen)

 

Keputusan NHS dan BWF yang meminta Indonesia mundur dari turnamen lantaran dianggap berkontak erat dengan orang yang positif covid-19.

Kejadian tersebut dujetahui ketika ada kasus positif covid-19 saat penerbangan tim Indonesia dari Istanbul menuji Birmingham.

BWF mengharuskan tim Indonesia untuk mengosolasi diri.

Padahal, Praveen meyebut ada tim dari Turkey yang berada dalam pesawat yang sama dengan mereka.

Namun pemain tersebut tetap bisa mengikuti pertandingan, sementara tim dari Indonesia tidak dapat maju lagi.

BWF tidak memberikan penjelasan kepada para pemain Indonesia mengenai siapa orang yang disebut positif covid tersebut.

Praveen Jordan menyebut hal ini tak akan terjadi jika BWF sedari awal menerapkan sistem bubble sebelum All England 2021 diselenggarakan.

Baca: Tak Ikut Pertandingan All England 2021 karena Masalah Covid-19, Greysia Polli: Kami Dipaksa Mundur

Baca: Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England karena Satu Pesawat dengan Penumpang Covid-19

 

 





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved