Puasa juga dapat meningkatkan produksi protein tertentu yang bermanfaat bagi fungsi otak.
Protein-protein tersebut akan membantu mengaktifkan sel-sel induk otak sehingga mereka dapat berfungsi secara optimal.
Hal itu alasan mengapa ketika berpuasa, otak menjadi waspada.
Memberikan Kejelasan Mental
Manfaat dari puasa selama bulan Ramadhan adalah memberikan kejelasan mental.
Hal ini akan mempersiapkan tubuh untuk belajar bagaimana mengendalikan keinginan terhadap makanan dan minuman.
Dalam proses tersebut, otak akan menyesuaikan kondisi dan belajar bagaimana menjadi lebih sabar.
Terlepas dari beberapa manfaat puasa selama bulan Ramadhan, terdapat juga hal-hal yang harus dihindari selama menjalanka ibadah puasa.
Pertama, hindari minuman berkafein atau minuman berkarbonasi lainnya, karena dapat menyebabkan keasaman.
Hindari paparan sinar matahari dan minum banyak air sebelum memasuki periode puasa. Hal ini lantaran dehidrasi dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.
Pada orang dengan penyakit ginjal kronis, puasa dapat dikaitkan dengan penurunan fungsi ginjal lebih lanjut.
Baca: Tradisi Unik Menjelang Bulan Ramadhan Berbagai Daerah di Indonesia, Ada Padusan hingga Meugang
Baca: Simak Tata Cara Bayar Zakat Fitrah saat Ramadhan Beserta Bacaan Niat dan Besaran Nominalnya
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, TRIBUNNEWS.COM/Lanny Latifah)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 8 Manfaat Puasa bagi Kesehatan, Menurunkan Berat Badan hingga Mengontrol Gula Darah
Lihat selengkapnya mengenai bulan Ramadhan di sini