TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah orang terkadang makan berlebihan saat berbuka puasa pada bulan Ramadan.
Mereka tidak bisa menahan diri, dan terus menyantap hidangan berbuka puasa.
Padahal, dikutip dari The National, makan berlebihan dan terlalu cepat bisa mengganggu kesehatan pencernaan.
Beberapa dokter di Uni Emirat Arab banyak menerima pasien yang sakit akibat makan berlebihan saat buka puasa.
Umumnya para pasien mengeluh sakit perut atau perutnya terasa nyeri.
Tak hanya itu, pasien yang makan berlebihan setelah berpuasa seharian juga mengalami maag, flu lambung, radang lambung, muntah, dan diare saat berpuasa.
Masalah pencernaan yang timbul karena makan berlebihan saat buka puasa itu bisa terjadi karena perut baru rehat menerima asupan selama belasan jam saat berpuasa.
Baca: Simak Rekomendasi Minuman Dingin untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan, Ada Kolak Hingga Es Kopyor
Dalam kondisi tersebut, perut memasuki mode "tidur". Begitu Anda membangunkannya dengan makan berlebihan, perut bisa kaget dan bereaksi dengan masalah pencernaan. Salah satunya dengan masalah lambung.
Saat Anda makan berlebihan setelah perut istirahat saat puasa, asam lambung bisa melonjak dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.
Keluhan yang umum setelah asam lambung meningkat akibat makan berlebihan saat buka puasa di antaranya perut kembung dan banyak gas, maag, sampai asam lambung naik ke kerongkongan (GERD).
Selain itu, makan berlebihan saat buka puasa, terutama karbohidrat dapat membuat Anda langsung mengantuk dan lemas.
1. Minum yang cukup
Penuhi kebutuhan cairan sepanjang buka puasa sampai sahur. Kurang cairan bisa memicu makan berlebihan karena tubuh sulit membedakan rasa lapar dan haus setelah berpuasa seharian.
Untuk itu, biasakan mengawali buka puasa dengan segelas air putih.
Baca: Menjelang Ramadan, Simak 5 Tip Berikut agar Tidak Telat Makan Sahur
2. Pilih menu takjil yang sehat
Batalkan puasa dengan sesi pemanasan agar perut tak kaget menggunakan tiga butir kurma atau sejumput kacang-kacangan. Menu takjil tersebut dapat seketika menghilangkan rasa lapar Anda. Setelah itu baru shalat maghrib dan siapkan tubuh untuk makan malam.
3. Makan perlahan-lahan dan penuh kesadaran
Ketika sudah masuk waktu makan malam, upayakan untuk makan dengan perlahan-lahan dengan menu yang sehat. Resapi setiap gigitan sembari mensyukuri nikmat berbuka puasa.
Letakkan garpu dan sendok di piring setiap selesai memasukkan makanan ke mulut.
Dengan makan perlahan-lahan, tubuh otomatis mengirimkan sinyal ke otak untuk segera memberikan kontrol rasa kenyang.
Baca: Simak Makanan Tahan Lama untuk Sahur dan Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan Nanti, Anak Kos Wajib Tahu!