Arthritis (Radang Sendi)

Arthritis merupakan suatu kondisi peradangan sendi yang umunya memiliki dua jenis, yaitu osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).


zoom-inlihat foto
radang-sendi.jpg
Diabetes UK
radang sendi

Arthritis merupakan suatu kondisi peradangan sendi yang umunya memiliki dua jenis, yaitu osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Arthritis merupakan suatu kondisi peradangan sendi yang umunya memiliki dua jenis, yaitu osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Osteoarthritis (OA)

Osteoarthritis mempengaruhi lapisan tulang rawan sendi, yang mengakibatkan nyeri dan kesulitan bergerak pada pengidapnya.

OA umumnya diidap oleh orang paruh baya, terutama di akhir usia 40-an ke atas.

Pada OA, kehilangan tulang rawan dapat menyebabkan tulang saling bergesekan, mengubah bentuk sendi, serta memaksa tulang keluar dari posisi normalnya.

OA sering timbul pada sendi tangan, tulang belakang, lutut, dan pinggul.

jenis arthritis
jenis arthritis

Baca: ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder)

Rheumatoid Arthritis (RA)

Orang yang berusia antara 40 hingga 50 tahun umumnya memiliki risiko tinggi terkena RA.

Pelindung luar sendi adalah tempat pertama yang akan terpengaruh, kemudian peradangan akan menyebar ke sendi sekitarnya.

Jika seseorang mengidap RA, mereka akan mengalami perubahan pada bentuk sendinya, yang dapat mengakibatkan patah tulang dan tulang rawan.

Apabila penyakit semakin parah, RA dapat memicu masalah pada jaringan dan organ.

  • Gejala #


Penyakit radang sendi umumnya akan menimbulkan gejala berupa:

• Nyeri sendi dan kaku pada sendi

• Pembengkakan pada sendi

• Keterbatasan gerak sendi

• Kemerahan dan rasa hangat pada sendi

• Mengecilnya ukuran otot di sekitar sendi (atrofi otot)

• Penurunan kekuatan otot di sekitar sendi

Gejala lain yang bisa dirasakan oleh penderita radang sendi biasanya sesuai dengan penyebab yang mendasari kondisi ini, di antaranya:

• Demam, jika disebabkan oleh penyakit infeksi

• Rasa lelah dan lemah yang tidak jelas penyebabnya

• Muncul suara gesekan saat sendi digerakkan

• Muncul taji tulang atau tulang tambahan di sekitar sendi yang meradang

• Muncul benjolan pada sendi yang mengalami peradangan

• Kesulitan menggerakkan bagian tubuh yang mengalami radang sendi

  • Penyebab #


Berdasarkan penyebabnya, radang sendi dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

Osteroarthritis

Osteoarthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh penipisan dan kerusakan tulang rawan.

Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya gesekan langsung antar tulang.

Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh penyakit autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri.

Reactive arthritis atau Sindrom Reiter

Reactive arthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh reaksi peradangan yang terjadi di bagian tubuh yang lain.

Kondisi ini sering dipicu oleh infeksi bakteri yang terjadi di saluran kemih.

Septic arthritis

Septic arthritis atau infectious arthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur pada sendi.

Gout arthritis

Gout arthritis adalah radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi.

Pria lebih berisiko terserang penyakit ini.

Selain beberapa kemungkinan penyebab di atas, ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit radang sendi, seperti:

• Usia, misalnya osteroarthritis yang lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun

• Jenis kelamin, misalnya gout arthritis yang lebih sering terjadi pada laki-laki

• Riwayat penyakit, seperti penyakit asam urat, penyakit infeksi, atau penyakit autoimun

• Riwayat cedera pada sendi

• Obesitas

Baca: Gagal Jantung

arthritis
arthritis

  • Diagnosis #


Untuk mendiagnosa radang sendi, pertama-tama dokter akan melakukan tanya jawab seputar keluhan dan riwayat kesehatan pasien.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan pada sendi untuk melihat adanya tanda-tanda peradangan dan keterbatasan gerak sendi.

Untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang berupa:

• Tes darah, untuk mengetahui penyebab radang sendi, apakah infeksi atau penyakit autoimun

• Pemindaian dengan USG, Rontgen, CT scan, dan MRI, untuk mendeteksi peradangan pada tulang dan sendi

• Analisis cairan sendi, untuk mengetahui apakah terjadi peradangan atau infeksi pada sendi

• Arthrocentesis, untuk mendeteksi tanda-tanda infeksi pada sendi

Baca: Tukak Lambung

Baca: Hipertensi

  • Faktor Resiko #


Beberapa faktor risiko arthritis yang bisa terjadi, diantaranya:

• Kelebihan berat badan atau obesitas.

• Riwayat cedera pada sendi.

• Sering melakukan aktivitas berat pada sendi.

  • Komplikasi #


Radang sendi yang tidak ditangani dengan baik berpotensi menyebabkan sejumlah komplikasi, di antaranya:

• Gangguan tidur

• Depresi dan gangguan kecemasan

• Penurunan produktifitas

• Osteonecrosis atau avascular necrosis (kematian jaringan tulang)

• Kelainan bentuk kaki

• Osteoporosis

Baca: Batu Ginjal Bisa Menyerang Siapa Saja, Berikut Minuman Rumahan yang Bisa Bantu Mencegahnya

  • Pengobatan #


Beberapa metode pengobatan yang akan dilakukan dokter untuk menangani arthritis, antara lain:

• Pemberian obat-obatan

Pada osteoarthritis, obat yang sering diberikan, antara lain obat penghilang rasa nyeri, obat non-steroid antiinflamasi seperti ibuprofen, serta obat kortikosteroid.

• Tindakan operasi

Pada arthritis yang parah, dokter dapat menganjurkan operasi, seperti:

- Arthroplasti (pergantian sendi), untuk menggantikan sendi yang rusak dengan sendi buatan.

- Arthodesis (penggabungan sendi), yaitu ujung tulang digabungkan bersama hingga sembuh dan menjadi satu.

- Osteotom, yaitu kondisi tulang dipotong dan kembali diselaraskan.

Baca: Hipertensi Pulmonal

Baca: Hipertensi Sekunder

  • Pencegahan #


• Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain:

• Olahraga teratur dan ringan untuk menjaga fleksibilitas sendi, contohnya berenang agar tidak memberikan tekanan pada sendi.

• Hindari melakukan aktivitas berlebihan dan terus-menerus, yang melibatkan persendian.

• Makan makanan yang kaya antioksidan guna mencegah dan mengurangi peradangan sendi.

• Pertahankan diet yang sehat dan jaga berat badan ideal untuk mengurangi risiko timbulnya arthritis dan mengurangi gejala pada pengidapnya.

Baca: 10 Obat Alami Rumahan untuk Atasi Sakit Maag, Murah dan Mudah Dicari

Baca: Demam Tifoid (Tifus/Tipes)

Baca: Pasien Covid Ini Alami Ereksi Tiga Jam yang Menyiksa Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

(Tribunnewswiki/Septiarani)



Nama Penyakit Arthritis (Radang Sendi)
Kategori osteoarthritis (OA), rheumatoid arthritis (RA).
Penyebab Usia, Jenis kelamin, Riwayat penyakit/cedra sendi, Obesitas
Pengobatan Konsumsi obat, Operasi
Puncak Penyakit Komplikasi


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.halodoc.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved