Tukak Lambung

Tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.


zoom-inlihat foto
tukak-lambung.jpg
halodoc
tukak lambung

Tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.

Luka ini juga berpotensi muncul pada dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta kerongkongan (esofagus).

Tukak lambung adalah luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit maag.

Selain di lambung, luka tersebut dapat terbentuk di usus 12 jari atau di bagian bawah kerongkongan.

Banyak orang menganggap bahwa luka di lambung disebabkan oleh konsumsi makanan asam atau pedas secara berlebihan, namun anggapan tersebut kurang tepat.

Makanan pedas memang bisa memperparah gejala sakit maag, tetapi tidak menyebabkan luka.

tukak Lambung
tukak Lambung (Yayasan Gastroenterologi Indonesia)

Baca: Tips Mengatasi Asam Lambung Naik saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Sebagian besar kasus tukak lambung disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori atau karena konsumsi obat pereda nyeri yang berlebihan.

Pada kasus yang jarang terjadi, tukak lambung juga dapat disebabkan oleh tumor di lambung, atau komplikasi dari radioterapi.

  • Gejala


Gejala yang muncul adalah sakit maag atau nyeri ulu hati.

Nyeri tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut:

• Berlangsung dalam hitungan menit hingga jam.

• Hilang timbul selama beberapa hari, minggu, atau bulan.

• Memburuk di antara waktu makan, saat malam hari, atau pagi-pagi sekali.

• Makin parah ketika perut kosong atau tidak terisi makanan.

• Reda bila perut diisi makanan atau setelah minum obat sakit maag, tetapi kemudian akan muncul kembali.

Gejala lain yang bisa muncul pada tukak lambung adalah:

• Mual dan muntah

• Perut kembung

• Sering bersendawa

• Dada terasa seperti terbakar

• Hilang nafsu makan atau mudah kenyang.

• Berat badan turun

• Sulit menarik napas

• Lemas

Baca: Berpotensi Picu Kanker, BPOM Tarik Obat Lambung Ranitidin, Berikut Daftarnya!

  • Komplikasi


Komplikasi akibat tukak lambung jarang dialami pengidap, tapi tetap beresiko apabila tukak lambung tidak ditangani secara tepat, beberapa komplikasi yang dapat terjadi diantaranya:

• Pendarahan dalam perut baik ringan atau parah hingga membutuhkan transfusi darah.

• Peritonitis atau dinding lambung atau usus berlubang dan menyebabkan infeksi serius dalam rongga perut.

• Terhalangnya pergerakan makanan dalam sistem pencernaan.

Usia pengidap serta penggunaan obat antiinflamasi non-steroid akan memengaruhi risiko seseorang untuk mengalami komplikasi tukak lambung.

Lansia di atas 70 tahun merupakan pengidap tukak lambung yang memiliki risiko komplikasi tertinggi.

tukak lambung
tukak lambung (halodoc)

  • Penyebab


Luka di lambung terbentuk ketika selaput yang melapisi lambung terkikis.

Pengikisan selaput lambung umumnya disebabkan oleh:

Infeksi bakteri

Infeksi Helicobacter pylori merupakan penyebab utama timbulnya luka pada lapisan lambung.

Baca: Waspada, Jangan Konsumsi 6 Buah Ini di Pagi Hari, Ternyata Bisa Berisiko bagi Kesehatan Lambung

Konsumsi obat antiiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Konsumsi ibuprofen, diclofenac, atau meloxicam secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi atau peradangan pada jaringan lambung hingga menimbulkan luka.

Selain OAINS, obat lain yang bisa menyebabkan tukak lambung adalah aspirin, kortikosteroid, dan obat antidepresan golongan SSRI.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tukak lambung atau memperparah gejala tukak lambung, yaitu:

• Merokok, terutama pada seseorang yang terinfeksi bakteri pylori.

• Stres yang tidak terkelola dengan baik.

• Konsumsi makanan asam atau pedas.

• Konsumsi minuman beralkohol.

  • Diagnosis


Untuk menentukan tukak lambung, dokter akan terlebih dulu menanyakan gejala yang dialami.

Kemudian, dokter akan mendengarkan suara di dalam perut pasien menggunakan stetoskop, dan menekan perut pasien untuk memeriksa kemungkinan adanya nyeri serta lokasinya.

Jika pasien diduga menderita tukak lambung, dokter akan melakukan beberapa tes berikut:

Endoskopi

Pada endoskopi (gastroskopi), selang kecil berkamera akan dimasukkan melalui kerongkongan, untuk melihat kondisi di dalam lambung.

Jika diperlukan, dokter gastroenterologi akan mengambil sampel jaringan lambung untuk diperiksa di laboratorium.

Tes laboratorium

Setelah luka terlihat melalui endoskopi, dokter akan memeriksa keberadaan bakteri H. pylori melalui urea breath test dengan menganalisis hembusan udara pernapasan, atau dengan memeriksa sampel darah dan feses pasien.

Selain kedua pemeriksaan di atas, dokter juga dapat melakukan foto Rontgen.

Sebelum pemeriksaan ini, pasien akan diminta untuk meminum cairan barium terlebih dahulu.

Cairan tersebut akan menampilkan gambaran saluran pencernaan dengan lebih jelas.

Baca: 5 Makanan yang Bisa Meringankan Asam Lambung Naik, Salah Satunya Buah Pisang

tukak lambung
tukak lambung (KlikDokter)

  • Pengobatan


Tukak lambung yang sampai menyebabkan perdarahan harus mendapat penanganan darurat.

Dokter akan menghentikan perdarahan melalui prosedur endoskopi, dengan menyuntikkan obat langsung ke area luka atau menyumbat luka dengan terapi panas.

Kemudian dokter dapat melakukan transfusi darah, untuk mengganti darah yang hilang.

Bila perdarahan tetap berlangsung atau tukak lambung sampai menimbulkan lubang di dinding lambung, dokter akan melakukan operasi.

Sementara itu, untuk mengatasi infeksi H. pylori, dokter akan meresepkan kombinasi obat di bawah ini, untuk dikonsumsi selama 7-14 hari:

Penghambat pompa proton (PPI)

Obat PPI digunakan untuk menurunkan kadar asam lambung dan meredakan gejala.

Contoh obat ini adalah esomeprazole, lansoprazole, omeprazole, pantoprazole, dan rabeprazole.

Antagonis H2

Antagonis H2 dikenal sebagai obat penurun produksi asam lambung. Contoh obat ini adalah cimetidine, famotidine, dan ranitidin.

Akan tetapi, obat ranitidin sedang ditarik oleh BPOM untuk sementara waktu, karena diduga berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Baca: Asam Lambung

Bismuth subsalicylate

Obat ini berfungsi untuk melapisi dan melindungi luka dari asam lambung.

Obat ini bekerja dengan cara membunuh organisme penyebab infeksi.

Antibiotik

Antibiotik bertujuan untuk membunuh bakteri H. pylori.

Contoh antibiotik yang akan diberikan adalah amoxicillin, clarithromycin, atau metronidazole.

Di samping beberapa obat di atas, dokter dapat meresepkan misoprostol dan sukralfat untuk melindungi selaput lambung.

Untuk mengobati tukak lambung yang disebabkan oleh konsumsi OAINS secara berlebihan, pasien dianjurkan untuk menghentikan konsumsi obat tersebut dan dokter akan memberikan alternatif obat lain.

Sementara itu, untuk membantu meredakan gejala tukak lambung, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

• Memperbanyak konsumsi sayur, biji-bijian, dan buah yang mengandung vitamin A dan C.

• Mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt.

• Menghindari konsumsi susu.

• Mengelola stres dengan baik.

• Beristirahat yang cukup

• Membatasi konsumsi alkohol.

• Berhenti merokok.

  • Pencegahan


Terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat kita lakukan agar terhindar dari risiko terkena tukak lambung, seperti:

• Menjaga kebersihan, misalnya sering mencuci tangan dan memastikan makanan benar-benar matang sebelum mengonsumsinya.

• Berhati-hati dalam penggunaan obat anti inflamasi non-steroid agar tidak berlebihan.

• Mengurangi atau berhenti merokok.

• Menghindari konsumsi minuman beralkohol.

Baca: Berpuasa Bagi Penderita Asam Lambung Ternyata Bermanfaat, Ini Penjelasannya

(Tribunnewswiki/Septiarani)



Nama Penyakit Tukak lambung
Penyebab Luka pada dinding lambung
Gejala sakit maag, nyeri ulu hati
Pengobatan PPI, Antagonis H2, Bismuth subsalicylate, Antibiotik
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.alodokter.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved