Pak Lurah Diduga Korupsi Dana Bansos Rp187,2 Juta, Gunakan Uang Haram untuk Judi dan Foya-foya

Seorang lurah diduga korupsi dana bansos Covid-19 sebesar Rp187,2 juta dan gunakan duit haram untuk judi dan foya-foya


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-KOMPAS-SUPRIYANTOs.jpg
KOMPAS / SUPRIYANTO
Ilustrasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang lurah nekat lakukan korupsi dana bansos Covid-19 senilai Rp187,2 juta dan guakan uang haram untuk judi dan berfoya-foya.

Kepala desa tersebut adalah Askari (43).

Dia menjabat sebagai Kepala Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan.

Askari menyalahgunakan uang dana bantuan Covid-19 untuk warganya ini untuk berjudi dan berfoya-foya.

Hal ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Sumar Heti, dalam sidang perdana, , Selasa (2/3/2021).

Total dana yang diduga ditilep lurah atau kepala desa ini sebesar Rp 187,2 juta.

Berkas perkara dugaan korupsi dana BLT DD yang dilakukan tersangka Askari (43) Kades) Sukowarno Kecamatan Sukakarya dinyatakan lengkap (P21) dan perkaranya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. Demikian disampaikan Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy saat rilis kasus, Selasa (12/1/2021).
Berkas perkara dugaan korupsi dana BLT DD yang dilakukan tersangka Askari (43) Kades) Sukowarno Kecamatan Sukakarya dinyatakan lengkap (P21) dan perkaranya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. Demikian disampaikan Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy saat rilis kasus, Selasa (12/1/2021). (Ahmad Fahrozi/Sriwijaya Post)

Terdakwa bermodus mengambil seluruh dana bantuan untuk 156 warganya yang terdampak itu selama tiga bulan.

Saat penarikan dana Covid-19 selama tiga bulan, kata Sumar Heti, Askari melakukan hal tersebut tanpa diketahui oleh warga.

Kemudian, Askari mengambil dana batuan dari pemerintah tersebut melalui rekening Bank Sumsel Babel.

Nyatanya warganya hanya mendapatkan bantuan dana untuk alokasi satu bulan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved