Ketegangan China-India Berlanjut, Tiongkok Dituding Susupkan Malware dan Kuasai Sistem Listrik India

Pemadaman listrik di India beberapa waktu lalu disebut-sebut ada campur tangan China


zoom-inlihat foto
gletser-himalaya-01.jpg
Ajay BHATT / AFP
ILUSTRASI jaringan listrik India --- FOTO: Pemandangan umum ini menunjukkan situs proyek pembangkit listrik tenaga air NTPC yang dikelola negara rusak setelah gletser rusak menyebabkan gelombang sungai besar yang menyapu jembatan dan jalan, dekat Joshimath di distrik Chamoli di Uttarakhand, pada 7 Februari 2021. Sedikitnya 200 orang hilang di India utara setelah sepotong gletser Himalaya jatuh ke sungai, menyebabkan semburan yang mengubur dua pembangkit listrik dan menyapu jalan serta jembatan, kata polisi pada 7 Februari.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketegangan China dan India masih terus berlanjut.

Kedua negara masih terus bersitegang setelah terlibat bentrok pada Juni 2020 lalu.

Kala itu, lebih dari 20 personel militer tewas.

Hanya empat bulan berselang, sebagian besar Mumbai dilanda kegelapan setelah listrik padam secara misterius, sebagiamana diberitakan Express.co.uk, Senin (1/3/2021).

Pada 13 Oktober 2020, 20 juta orang di kota itu dibiarkan tanpa listrik, pasar saham ditutup dan kereta berhenti.

Sebuah studi baru mengklaim pemadaman listrik itu ada campur tangan China, masih terkait dengan bentrokan sebelumnya.

Baca: Joe Biden Ketar-ketir Lihat Kuatnya Senjata China dan Rusia, Pepet PM Kanada untuk Perkuat NORAD

Baca: Bukan karena Serangan Militer, Hubungan China dan Taiwan Semakin Menegangkan Gara-gara Nanas

Tangkapan bingkai video ini diambil dari rekaman yang direkam pada pertengahan Juni 2020 dan dirilis oleh China Central Television (CCTV) pada 20 Februari 2021 menunjukkan tentara India menyeberangi sungai selama insiden di mana pasukan China dan India bentrok di Garis Kontrol Aktual (LAC) ) di Lembah Galwan, di Pegunungan Karakoram di Himalaya.
Tangkapan bingkai video ini diambil dari rekaman yang direkam pada pertengahan Juni 2020 dan dirilis oleh China Central Television (CCTV) pada 20 Februari 2021 menunjukkan tentara India menyeberangi sungai selama insiden di mana pasukan China dan India bentrok di Garis Kontrol Aktual (LAC) ) di Lembah Galwan, di Pegunungan Karakoram di Himalaya. (CCTV / AFP)


Penelitian oleh perusahaan keamanan siber Recorded Future mengklaim, setelah bentrokan perbatasan, malware China telah mengalir ke sistem kontrol yang mengelola pasokan listrik di seluruh India.

Perusahaan itu mengatakan malware itu tidak pernah diaktifkan, tetapi penemuan mereka bisa menjadi peringatan keras bagi New Delhi.

Stuart Solomon, chief operating officer Recorded Future, mengatakan Beijing "telah terlihat secara sistematis memanfaatkan teknik-teknik penyusupan siber canggih untuk diam-diam mendapatkan pijakan di hampir selusin node penting, di seluruh pembangkit listrik dan infrastruktur transmisi India".

Pejabat di India telah mengisyaratkan bahwa China harus disalahkan atas serangan dunia maya itu.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved