Ancaman Hukuman Mati untuk Kades Musi Rawas yang Korupsi Dana Bansos Rp187,2 Juta

Kepala desa Musi Rawas terancam hukuman mati setelah korupsi dana bansos Covid-19 sebesar Rp187,2 juta.


zoom-inlihat foto
Ahmad-FahroziSriwijaya-Posta.jpg
Ahmad Fahrozi/Sriwijaya Post
Berkas perkara dugaan korupsi dana BLT DD yang dilakukan tersangka Askari (43) Kades) Sukowarno Kecamatan Sukakarya dinyatakan lengkap (P21) dan perkaranya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. Demikian disampaikan Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy saat rilis kasus, Selasa (12/1/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Askari (43) Kepala Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan, terancam hukuman mati karena korupsi dana bansos Covid-19.

Keputusan tersebut diketahui melalui sidang perdana dengan agenda dakwaan yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang pada Senin (1/2/2021) kemarin.

Terdakwa dikenai pasal berlapis, yakni pasal 2 ayat 2, juncto pasal 18 ayat 3, subsider pasal 3 juncto pasal 18 dan pasal 8 tentang korupsi.

Dengan pasal yang disangkakan tersebut terdakwa terancam hukuman mati.

"Dalam pasal 2 itu hukuman maksimal adalah hukuman mati, nanti akan dilihat dalam fakta persidangan yang mana akan dikenakan kepada terdakwa oleh hakim," ungkap Sumar Heti.

Dikutip dari Kompas.com, Askari nekat korupsi dana bansos Covid-19 senilai Rp187,2 juta.

Ilustrasi Bantuan Sosial ( bansos)
Ilustrasi Bantuan Sosial ( bansos) (Tribunnews.com)

Bahkan uang tersebut digunakan untuk judi dan berfoya-foya.

Terdakwa bermodus mengambil seluruh dana bantuan untuk 156 warganya yang terdampak itu selama tiga bulan.

Saat penarikan dana Covid-19 selama tiga bulan, kata Sumar Heti, Askari melakukan hal tersebut tanpa diketahui oleh warga.

Kemudian, askari mengambil dana batuan dari pemerintah tersebut melalui rekening Bank Sumsel Babel.

Baca: Pak Lurah Diduga Korupsi Dana Bansos Rp187,2 Juta, Gunakan Uang Haram untuk Judi dan Foya-foya

Baca: Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara karena Korupsi





Halaman
1234
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved