Anarki di Jalanan Myanmar saat Massa Pendukung Junta Militer Menyerang Demonstran Antikudeta

Polisi bersiaga saat serangan itu terjadi, di tengah tuduhan bahwa militer telah membayar milisi untuk melaksanakannya.


zoom-inlihat foto
update-myanmar-08.jpg
AFP VIA GETTY IMAGES/REUTERS VIA DAILY MAIL
Massa pendukung junta militer Myanmar memukuli demonstran antikudeta di jalanan kota terbesar Myanmar, Yangon, saat mulai pecah bentrokan horizontal antara massa pro dan kontra kudeta militer. Pendukung militer Myanmar melemparkan batu ke arah demonstran antikudeta di Yangon dalam putaran kekerasan terbaru untuk mengguncang negara itu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Myanmar diambang krisis konflik horizontal setelah sejumlah pendukung junta militer balik menyerang pengunjuk rasa antikudeta.

Massa prokudeta terlihat menyerang para demonstran saat massa antikudeta bentrok dengan aparat keamanan.

Setidaknya satu orang ditikam di tengah bentrokan di kota terbesar negara itu, Yangon, sementara yang lain menembakkan ketapel dan melemparkan batu, dikutip Daily Mail dan Al Jazeera, Sabtu (27/2/2021).

Polisi bersiaga saat serangan itu terjadi, di tengah tuduhan bahwa militer telah membayar milisi untuk melaksanakannya - meskipun tuduhan semacam itu sulit dibuktikan.

Sementara itu, Facebook mengumumkan akan melarang tanpa batas waktu semua akun yang terkait dengan militer Myanmar dan iklan apapun yang memberinya uang karena menggunakan kekerasan mematikan.

Rafael Frankel, direktur kebijakan perusahaan Asia-Pasifik, mengatakan risiko mengizinkan militer di Facebook dan Instagram terlalu besar.

Baca: Jutaan Rakyat Myanmar Memulai Pemogokan Umum Hadapi Ancaman Represif Penguasa Militer

update myanmar 01
Pendukung promiliter mendorong demonstran antikudeta ke tanah dan berusaha memukulinya selama kekerasan di Yangon.

Foto dan video di media sosial menunjukkan serangan dan melukai orang-orang di pusat kota Yangon saat polisi berdiri tanpa campur tangan.

Para penyerang menembakkan ketapel dan membawa tongkat besi, pisau, dan peralatan tajam lainnya.

Baca: Gadis Muda yang Ditembak Kepalanya saat Demo Antikudeta Myanmar Meninggal: Jadi Martir Pertama

Sebuah video yang beredar luas menunjukkan seorang pria ditikam di depan sebuah gedung perkantoran dekat persimpangan pusat kota utama di jalan menuju Pagoda Sule, tempat utama untuk protes anti-kudeta.

Jumlah orang yang terluka dan kondisinya tidak dapat segera diketahui.

update myanmar 02
Pendukung promiliter melemparkan proyektil ke arah penduduk di Yangon pada 25 Februari 2021, setelah berminggu-minggu demonstrasi massa menentang kudeta militer.










KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved