Oknum Polisi Mabuk di Kafe Tapi Ogah Bayar, Tembak Mati Anggota TNI dan Pegawai

Setelah puas minum miras, CS ogah membayar tagihan minuman sebesar Rp 3.335.000


zoom-inlihat foto
ilustrasi-senjata-api-jenis-revolver.jpg
Unsplash - Thomas Def @thdef
FOTO: Ilustrasi Senjata Api


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Oknum polisi menembak anggota TNI dan sejumlah petugas Kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (25/2/2021) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus membeberkan kronologinya.

Yusri memaparkan kronologi dari kejadian tersebut yang diawali pelaku CS datang ke kafe itu sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sekitar pukul 02.00, tersangka CS ke TKP (tempat kejadian perkara), melakukan kegiatan minum-minum," kata Yusri, dikutip Kompas.com.

Setelah berada di lokasi selama 2 jam untuk minum miras, CS dalam keadaan mabuk hendak melakukan pembayaran sekitar pukul 04.00.

Tapi, CS ogah membayar tagihan minuman sebesar Rp 3.335.000.

Hal itu pun memicu keributan antara dirinya dengan pegawai kafe.

Baca: Polri Akan Pantau Media Sosial, Pelanggar UU ITE Bakal Langsung di-DM Polisi, Ini Mekanismenya

Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari.
Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari. (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

"Sekitar pukul 04.00, karena kafe mau tutup, saat (CS) ingin membayar, terjadi cekcok dengan pegawai," terang Yusri.

Setelah itu pelaku malah melakukan penembakan.

"CS mengambil senjata api, melakukan penembakan ke empat orang," tambah Yusri.





Halaman
1234
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved