ASN Wanita Pingsan Setelah Divaksin Covid-19, Sempat Alami Muntah dan Pusing

ASN wanita di Purwakarta pingsan setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19, bahkan sempat alami muntah dan pusing.


zoom-inlihat foto
tribun-jabarmuhamad-nandri-prilatamaa.jpg
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Seorang ASN dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Purwakarta alami pusing hingga muntah setelah disuntik vaksin Covid-19, Jumat (26/2/2021).


Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Palembang Yudhi Setiawan membenarkan bahwa JF disuntik vaksin Covid-19 pada Kamis (21/1/2021).

Menurut Yudhi, setelah disuntik vaksin, dokter JF tidak menunjukkan reaksi apa pun sehingga dipastikan aman.

"Setelah disuntik itu ditunggu 30 menit. Selama itu, korban ini tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga ini dipastikan bukan karena divaksin, tapi sakit jantung sesuai hasil pemeriksaan forensik. Kami imbau tenaga kesehatan tidak takut divaksin, karena kematiannya tidak ada hubungan sama sekali dengan vaksin," ujar Yudhi.

Baca: Sekolah Bakal Dibuka Juli 2021, Nadiem Sebut Guru SD, PAUD, dan SLB Bakal Lebih Dulu Divaksin

Baca: Picu Kerumunan, Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Dibubarkan Polisi, Riza Patria Angkat Bicara

Belum ada laporan efek samping serius akibat vaksinasi

Vaksinasi Covid-19 di tanah air sudah berlangsung lebih dari sepekan, dan belum ada laporan efek samping berbahaya yang muncul pada mereka yang disuntik vaksin.

Berdasarkan hasil penelitian, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19 masih wajar.

Merujuk kepada Peraturan Menteri Kesehatan No.12 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi, KIPI adalah semua kejadian medik yang terjadi setelah imunisasi, menjadi perhatian, dan diduga berhubungan dengan imunisasi.

KIPI ada yang serius dan nonserius. Yang serius adalah setiap kejadian medis setelah imunisasi yang menyebabkan rawat inap, kecacatan, hingga kematian serta menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sementara itu, yang nonserius tidak menimbulkan risiko potensial pada kesehatan si penerima vaksin.

Dikutip dari keterangan tertulis di Covid19.go.id, Muhammad Fajri Adda’I, dokter dan tim penanganan Covid-19 yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama mengatakan dirinya tidak merasakan reaksi yang aneh. “Biasa saja,” ujarnya, Rabu (20/1).

Fajri menyatakan masih ada yang meragukan dan mempertanyakan terkait vaksin Covid-19 dan KIPI atau efek sampingnya. Ini wajar saja, karena vaksin Covid-19 adalah hal baru.

Inda Mutiara, Kepala Puskesmas Kramatjati, mengungkapkan bahwa sejauh pengamatannya, lingkungan sekitarnya antusias dan tidak ada penolakan baik dari rekan tenaga Kesehatan (nakes) maupun masyarakat sekitar terhadap vaksin Covid-19.

Tidak adanya efek samping khusus pada Fajri setelah divaksin COVID-19 juga dirasakan oleh Inda.

“Saya tidak merasakan reaksi yang tidak wajar. Tidak sakit saat disuntik dan sampai sekarang juga normal-normal saja,” Sebelumnya saya pikir akan terasa nyeri, namun ternyata tidak terasa apa-apa,” katanya.

Ilustrasi jenazah. Seorang dokter di Palembang meninggal sehari setelah disuntik vaksin Covid-19. Satgas Covid-19 mengatakan penyebab kematiannya bukan vaksin Covid-19
Ilustrasi jenazah. Seorang dokter di Palembang meninggal sehari setelah disuntik vaksin Covid-19. Satgas Covid-19 mengatakan penyebab kematiannya bukan vaksin Covid-19 (Tribun Bali/Shutterstock)

Reaksi dan efek samping pasca suntik vaksin Covid-19 menurut Fajri bisa berbeda-beda pada tiap orang.

“Teman nakes lain ada yang mengalami demam, nyeri, lemas, ada yang jadi merasa lapar terus, hingga ngantuk. Reaksi ini wajar dan masuk dalam kategori ringan. Kalaupun ada demam itu wajar sebagai suatu reaksi dalam pembentukan imunitas dalam tubuh,” katanya.

Kepada masyarakat luas, Fajri berpesan agar tidak mendengarkan hoaks tentang vaksin Covid-19 dan efek sampingnya.

“Saya melihat sendiri laporan terkait vaksin ini untuk mendapatkan kajian ilmiahnya. Dari laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) maupun yang dari Brazil menunjukkan bahwa relatif aman dengan KIPI di bawah 1 persen, rendah sekali. Kemudian dari pengalaman teman lain yang sudah disuntik juga aman,” katanya.

Reaksi alergi relatif kecil, di bawah satu persen, kecil sekali bila dibandingkan dengan yang tidak terkena KIPI.

“Jangan kita terlalu pusing dengan kemungkinan yang kecil ini. Petugas medis juga sudah paham bagaimana mengatasi KIPI ini. Dalam proses vaksinasi, saya juga tadi dijelaskan terkait KIPI dan bagaimana meresponnya jika ada reaksi,” kata Fajri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, Tribun Jabar)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Seorang ASN di Purwakarta Pusing dan Muntah Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Efek Vaksin?





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved