Hari Ini dalam Sejarah 17 Februari: Perang China-Vietnam Dimulai, Dipicu Serbuan Vietnam ke Kamboja

Perang ini merupakan tanggapan China atas serbuan Vietnam ke Kamboja.


zoom-inlihat foto
tank-china-hancur.jpg
Wikimedia Commons
Sebuah tank China dihancurkan oleh pasukan Vietnam.

Perang ini merupakan tanggapan China atas serbuan Vietnam ke Kamboja.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pasukan China menyerbu Vietnam pada 17 Februari 1979 atau tepat 42 tahun silam.

Ini merupakan tanggapan China atas serbuan Vietnam ke Kamboja. Ketegangan antara Vietnam dan China meningkat drastis setelah Perang Vietnam berakhir.

Namun, pasukan China dipukul mundur oleh Vietnam dalam sembilan hari pertempuran yang sengit.

Pertempuran itu dikenal sebagai Perang Cina-Vietnam. Hubungan China dan Vietnam tetap memanas hingga dekade berikutnya.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 16 Februari: Fidel Castro Disumpah sebagai Perdana Menteri Kuba

Peta serbuan China ke Vietnam
Peta serbuan China ke Vietnam.

  • Latar belakang


Selama Perang Indochina I (1946-1954) dan II (1956-1975), Vietnam mendapat dukungan dari Soviet dan China.

China juga mendukung komunis Khmer Rogue di Kamboja dan Pathet Lao di Laos.

Selama dua perang itu, komunis Vietnam dan Khmer Rouge umumnya berhubungan baik.

Namun, sejumlah perselisihan anatara Vietnam dan Kamboja terjadi pada tahun 1971.

Hubungan Vietnam dan Kamboja semakin memburuk setelah Pol Pot berkuasa di Kamboja, disebabkan sengketa wilayah.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 15 Februari 1903: Boneka Teddy Bear Dijual Perdana


Vietnam dan Kamboja terlibat dalam sejumlah bentrokan tahun 1975.

Vietnam yang semakin mendekati Soviet, membuat China khawatir dan mulai mendukung Kamboja.

Pertempuran yang lebih besar terjadi pada tahun 1977. Kamboja menyerang kota-kota di perbatasan Vietnam pada bulan April.

Pada bulan September pasukan Kamboja meningkatkan serangan dan menyerang enam desa di Provinsi Dong Thap dan bergerak hingga ke Provinsi Tay Ninh.

Vietnam melancarkan serangan terbatas terhadap pasukan Kamboja pada bulan Desember.

Sementara itu, China dan Vietnam semakin memanas karena serangkaian masalah perbatasan dan aliansi Vietnam dengan Soviet.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Februari: New Delhi Resmi Jadi Ibu Kota Baru India

Vietnam melancarkan serbuan besar ke Kamboja pada bulan Desember 1978. Phnom Penh jatuh tanggal 5 Januari 1979.

Dua hari kemudian, Vietnam membentuk pemerintahan baru di Vietnam, di bawah Heng Samrin.[3]


Pendudukan Vietnam atas Kamboja mengancam kepentingan China di kawasan itu.

China memberikan sejumlah peringatan kepada Vietnam. Namun, Vietnam hanya mau berdiskusi tentang masalah perbatasan, mengesampingkan pendudukan atas Kamboja.

Selain itu, China menganggap ada ratusan ribu etnis China di Vietnam yang dipersekusi.

Pada 15 Februari 1979 Deng Xiaoping mengumumkan keinginan China untuk memukul menyerang Vietnam yang menduduki Kamboja.

Dua hari kemudian, tentara Pembebasan Rakyat (PLA) melancarkan serangan ke Vietnam sebagai "hukuman".

Serangan dilakukan di sejumlah titik di perbatasan Vietnam-China sepanjang 480 mil.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 8 Februari: Perang Rusia-Jepang Dimulai dengan Serangan ke Port Arthur

China berharap, dengan serangan ini, Vietnam akan menarik mundur pasukannya dari Kamboja, dan mengurangi pengaruh Soviet di Asia Tenggara.

Namun, pasukan China dipukul mundur oleh pasukan Vietnam dalam pertempurang sengit selama sembilan hari.

Perang Vietnam-China berakhir tanggal 16 Maret 1969. Hubungan Vietnam dengan China tetap memanas hingga dekade berikutnya.[4]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Perang China-Vietnam dimulai
Tanggal 17 Februari 1979
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Conny Dio

    Conny Dio merupakan penyanyi rock Indonesia
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved