Hari Ini dalam Sejarah 8 Februari: Perang Rusia-Jepang Dimulai dengan Serangan ke Port Arthur

Pada hari itu Jepang melancarkan serangan tiba-tiba ke Port Arthur, pangkalan Angkatan Laut Rusia di China.


zoom-inlihat foto
perang-rusia-jepang-2.jpg
Wikimedia Commons
Ilustrasi Pertempuran Port Athur tanggal 8 Februari 1904.

Pada hari itu Jepang melancarkan serangan tiba-tiba ke Port Arthur, pangkalan Angkatan Laut Rusia di China.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perang Rusia-Jepang dimulai pada 8 Februari 1904 atau tepat 117 tahun yang lalu.

Pada hari itu Jepang melancarkan serangan tiba-tiba ke Port Arthur, pangkalan Angkatan Laut Rusia di China.

Dalam perang ini, Rusia cenderung meremehkan kekuatan militer Jepang. Akibatnya, Rusia menderita kekalahan telak.

Perang Rusia-Jepang berakhir pada bulan September 1905 dengan perjanjian perdamaian yang ditengahi oleh Presiden AS Theodore Roosevelt.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 7 Februari: Perjanjian Uni Eropa Ditandatangani

Ilustrasi Pertempuran Port Arthur.
Ilustrasi Pertempuran Port Arthur. (Wikimedia Commons)

  • Latar belakang


Kaisar Rusia Tsar Nicholas I ingin memperluas wilayahnya di Asia dan menganggap Jepang sebagai musuh yang mudah.

Dia meremehkan perkembangan militer dan industri Jepang yang justru pada kenyataannya dapat mengejar Rusia dengan cepat.

Rusia sudah menguasai Manchuria sejak tahun 1860, dan pada 1898 juga mengendalikan Port Arthur, sebuah pelabuhan air hangat.

Kekaisaran ini kemudian membangun cabang jalur kereta Trans-Siberia yang menghubungkan kedua wilayah ini sehingga bisa menempatkan militer dan ekonominya di China bagian utara.

Namun, di sisi lain, Jepang juga memiliki ambisi kekuasaan di Korea dan China bagian utara.

Sebelumnya, Jepang sudah menguasai Semenanjung Korea sejak tahun 1890-an.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pria Australia Menemukan Bongkah Emas Alami 72 Kg di Bawah Pohon

Ketika pedagang Rusia banyak pindah ke Manchuria, mereka mengganggu kepentingan Jepang.

Pemerintah Jepang berusaha menghindari perang dengan menginisiasi perundingan dengan St. Petersburg.

Namun, para diplomat Rusia menangguhkan perundingan dan hubungan diplomatik keduanya berakhir pada awal 1904.[2]

  • Perang dimulai


Didukung oleh Inggris, Jepang menyatakan perang kepada Rusia pada 8 Februari 1904 kemudian menyerang garnisun Rusia di Port Arthur.

Tsar tetap merasa percaya diri dan dapat menang karena Jepang baru memodernisasi kekaisarannya pada pertengahan abad ke-19.

Meski Jepang sudah mengembangkan industrialisasi dan teknik berperang ala Barat, hanya sedikit yang percaya bahwa Jepang dapat mengalahkan salah satu kekuatan utama di Eropa.

Namun, Jepang memiliki keunggulan karena angkatan lautnya dilengkapi dengan kapal perang buatan Inggris yang baru.

Sementara Rusia, meski armadanya lebih besar, memiliki kapal-kapal yang relatif tua.

Per Agustus 1904 Jepang sudah mengepung Port Arthur dan menyerang perbentangan di kota itu.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 Februari: Facebook Diluncurkan, Awalnya Jejaring Sosial Mahasiswa Harvard

Port Arthur akhinya jatuh ke tangan Jepang lima bulan kemudian dan sekitar 20.000 prajurit Rusia menjadi tawan perang.

Pada bulan September 1904 Rusia meminta pengerahan Armada Baltik ke Asia dan merebut Port Arthur.

Ada 28 kapal Rusia meninggalkan Eropa pada Oktober dan sempat menyerang kapal ikan Inggris karena mengiranya kapal perang Jepang yang menyamar.

Hal ini hampir menarik Inggris ke dalam perang antara Jepang dan Rusia.[3]

  • Pertempuran Tsushima dan akhir perang


Armada Baltik Rusia dipimpin Laksamana Zinovy Petrovich Rozhestvensky dan akan bergabung dengan Skuadron Pasifik yang ada di Port Arthur.

Mereka sampai di Laut China pada awal Mei dan sudah ditunggu oleh armada Jepang yang dipimpin Laksamana Togō Heihachiro di pantai selatan Korea.

Ketika armada Rusia mendekat, Jepang langsung menyerang dengan kapal-kapalnya yang unggul dalam hal kecepatan dan persenjataan.

Pertempuran pecah di Selat Tsushima dan berlangsung dua hari (27-28 Mei 1905).

Sekitar 2/3 armada Rusia hancur dalam pertempuran dramatis dan menentukan ini.[4]

Lebih dari 30 kapal Rusia tenggelam dan Jepang dengan telak telah memenangkan pertempuran.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 Februari: Badai Salju Mematikan di Iran Tewaskan 4.000 Penduduk

Atas kekalahannya, Rusia memutuskan mengadakan perundingan dan menghasilkan Perjanjian Portsmouth pada September 1905.

Porth Arthur diberikan kepada Jepang dan Rusia mengakui kekuasaan Jepang atas Korea.

Kekalahan ini juga menghancurkan nama baik militer Rusia dan merusak kredibilitas Tsar.[5]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Perang Rusia-Jepang dimulai
Tanggal 8 Februari 1904
   


Sumber :


1. www.history.com
2. www.history.com
3. www.britannica.com
4. alphahistory.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved