China Mulai Serang Taiwan, Tegaskan Kemerdekaan Harus Dibayar dengan Perang, AS Sudah Jelas Berpihak

China ingatkan Taiwan yang didukung AS, kemerdekaan berarti perang dengan China


zoom-inlihat foto
china-militer-teknologi.jpg
Dokumen Kementerian Pertahanan China
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018).


Meski sudah berpemerintahan sendiri, hingga sekarang China masih menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri.

Kunjungan pejabat Departemen Luar Negeri AS, Keith Krach menyusul hubungan dekat antara AS dan Taiwan.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan China Ren Guoqiang menuduh kedua negara itu tengah meningkatkan kolusi.

Baca: Taiwan Meminta Dukungan Internasional untuk Melawan Ancaman China

Ia juga menuding keduanya bisa menyebabkan gangguan.

Meski demikian Ren tak menyebut secara terang-terangan tentang kunjungan Keith Krach.

Di hadapan wartawan, Ren Guoqiang menuding AS tengah berusaha menggunakan Taiwan untuk mengontrol China.

Ia menyebut AS mengandalkan orang asing (Taiwan) untuk membangun diri sendiri.

"Mereka yang bermain api akan terbakar," katanya.

Latihan Militer Diperlukan untuk Lindungi Kedaulatan China

ILUSTRASI - Parade militer China.
ILUSTRASI - Parade militer China. (defensnews/AFP)

Baca: Kerap Bersitegang di Laut China Selatan, Kuat Mana Angkatan Laut Tiongkok dan Amerika Serikat?

Ren tidak memberikan rincian tentang latihan militer China.

Namun ia menggambarkan latihan itu sebagai tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan China Daratan.

Wartawan BBC Cindy Sui di Taipei mengatakan bahwa dengan melakukan latihan militer, China memperingatkan Washington agar tidak mengganggu keseimbangan yang telah dipertahankan Amerika Serikat di bawah pemerintahan AS sebelumnya.

Taiwan justru melihat sisi sebaliknya.

Taipei melihat keretakan hubungan AS dan China sebagai celah untuk mendekatkan diri ke Washington.

Mereka akan menggunakan kesempatan itu demi mendapatkan pengakuan internasional sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

Agenda Krach di Taiwan

Wakil Menteri untuk Urusan Ekonomi AS Keith Crack (tengah, di barisan depan dan memakai masker) turun dari pesawat bersama delegasinya di Bandara Sungshan, Taipei, pada 17 September 2020. Kedatangan Crack menandakan keinginan Washington untuk menentang kampanye China terhadap Taiwan.
Wakil Menteri untuk Urusan Ekonomi AS Keith Crack (tengah, di barisan depan dan memakai masker) turun dari pesawat bersama delegasinya di Bandara Sungshan, Taipei, pada 17 September 2020. Kedatangan Crack menandakan keinginan Washington untuk menentang kampanye China terhadap Taiwan. (PEI CHEN / POOL / AFP)

Baca: Memanas, China Kirim Dua Pesawat Tempur ke Wilayah Taiwan Jelang Kunjungan Diplomat AS ke Taipei

Washington mengatakan Krach, yang merupakan wakil menteri urusan ekonomi AS, mengunjungi Taiwan untuk menghadiri upacara peringatan mendiang presiden Lee Teng-hui pada hari Sabtu.

Kemudian pada hari Jumat dia dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk makan malam di kediaman resminya.

Kunjungan itu dilakukan pada saat hubungan AS-China anjlok ke titik terendah dalam beberapa tahun.

Kedua negara telah terlibat dalam perang perdagangan yang sengit sejak 2018, bentrok karena pandemi virus korona, dan saling tuduh spionase dengan meningkatnya penangkapan terhadap tersangka mata-mata China di AS dalam beberapa bulan terakhir.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved