Kumpulan Foto Viral Banjir Berwarna Merah di Pekalongan yang Gegerkan Warga, Cek di Sini

Berikut adalah kumpulan foto-foto air banjir berwarna merah di Pekalongan yang gegerkan warga.


zoom-inlihat foto
suasana-banjir-berwarna-merah-di-pekalongan.jpg
Instagram/ Tribun Solo
Suasana banjir berwarna merah di Pekalongan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah kumpulan foto-foto viral banjir di Pekalongan yang gegerkan warga hingga ramai dibicarakan di media sosial.

Warga Kelurahan Jenggot Kota Pekalongan digegerkan dengan air banjir yang berwarna merah.

Taibin, Lurah Jenggot mengatakan air banjir yang berwarna merah diduga karena ada warga yang sengaja membuang bahan pewarna batik.

"Ada yang sengaja mencampakkan obat batik, jadi itu bukan limbah batik. Karena sejak kemarin wilayah Jenggot dan sekitarnya tidak ada aktivitas produksi jadi tidak ada limbah Apalagi hari ini hujan sejak malam," kata Taibin.

Baca: Viral Banjir Berwarna Merah Melanda Pekalongan, Ternyata Baru Pertama Kali Terjadi

Baca: Viral Air Banjir Berwarna Merah Pertama Kali Terjadi di Pekalongan, Penyebabnya Terungkap

Sampai saat ini, kata Taibin, diriny belum melihat sipaa pelaku yang membuang hal tersebut.

"Saya dapat info itu membuang sisa. Saya sedang mencari informasi siapa pelakunya," kata Taibin.

Terkait adanya air banjir berwarna merah yang gegerkan warga, akhirnya Aparat Kepolisian Polsek Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, buka suara.

Polisi dari Polsek Pekalongan Selatan Polres Pekalongan Kota Jawa Tengah menunjukkan obat batik yang menjadi penyebab air berwarna merah.
Polisi dari Polsek Pekalongan Selatan Polres Pekalongan Kota Jawa Tengah menunjukkan obat batik yang menjadi penyebab air berwarna merah. (Kompas.com/Ari Himawan)

Setelah ditelusuri, Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Basuki, Sabtu (6 / 2/2021) mengungkap ternyata penyebab warna merah pada air banjir di Kelurahan Jenggot, Pekalongan Selatan adalah pewarna batik.

"Obat batik berwarna merah ditemukan di sekitar lokasi banjir. Di mana batik juragan-juragan sudah membungkus obat batik, namun karena banjir mereka tidak mengontrol karena tidak berproduksi. Obat batiknya terbawa banjir," kata Basuki.

Satu kilogram pewarna batik di dalam plastik yang sudah robek dan isinya sebagian sudah habis akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian.

Baca: Banjir Rendam 4 Desa di Kabupaten Bima Akibatkan Ratusan KK Terdampak, Beberapa Terpaksa Mengungsi

Baca: Jember Dilanda Banjir, Rumah Warga Dekat Bantaran Sungai Ikut Hanyut











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved