BPOM Setujui Vaksin Covid Buatan Sinovac Diberikan kepada Lansia, Berikut Persyaratannya

Vaksin Sinovac disetujui untuk diberikan kepada lansia dengan pertimbangan kondisi darurat pandemi Covid-19.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-produksi-china-sinovac-biotech-2.jpg
AFP
Ilustrasi vaksin buatan Sinovac. Vaksin Sinovac disetujui untuk diberikan kepada lansia.


SinoVac belum merilis hasil uji coba fase III secara global.

Namun vaksinnya sudah disetujui untuk penggunaan darurat di negara-negara termasuk Brasil, Indonesia, dan Turki.

Sementara untuk Sinopharm sedang mengajukan permohonan untuk dua vaksin Covid-19.

Akan tapi kemungkinan persetujuan pada Maret hanya menyangkut yang dikembangkan oleh afiliasinya yang berbasis di Beijing, Institut Produk Biologi Beijing (BIBP), yang telah banyak digunakan untuk inokulasi di China.

2. Vaksin Johnson & Johnson

Johnson & Johnson belum memublikasikan hasil uji klinis fase III dari vaksinnya.

Namun. UE telah menyampaikan pihaknya mengharapkan perusahaan untuk mengajukan persetujuan paling cepat Februari. 

Sebagai informasi, vaksin Johnson & Jonhson, yang mempunyai perjanjian tidak mengikat untuk memasok Covax dengan 500 juta dosis selama jangka waktu yang tidak ditentukan, diharapkan mendapatkan persetujuan WHO paling cepat pada Mei atau Juni.

3. Vaksin Pfizer-BioNTech

WHO telah mengesahkan vaksin yang dikembangkan Pfizer BioNTech pada akhir Desember lalu.

Covax awalnya tidak memasukkan suntikan Pfizer-BioNTech dalam daftar pilihannya untuk pembelian vaksin di awal.

Pfizer dan BioNTech memakai teknologi terbaru berbasis versi sintetis molekul virus SARS-Cov-2 yang disebut messenger RNA atau disingkat mRNA. Sejauh ini belum ada vaksin berbasis teknologi ini yang diberi izin resmi.

Vaksin Pfizer-BioNTech mempunyai tingkat efikasi 95 persen setelah mendapat dua suntikan.

Namun vaksin ini harus disimpan dalam pendingin dengan suhu minus 70 derajat Celsius.

4. Vaksin Moderna

Untuk vaksin Moderna, kalender persetujuan sementara menunjukkan persetujuan WHO bagi vaksin yang didasarkan pada teknologi mRNA, diberikan pada akhir Februari.

Vaksin Moderna harus disimpan pada suhu minus 20 derajat Celsius.

Produsen obat AS Moderna Inc menyatakan vaksinnya 94,5 persen efektif, menurut data awal dari studi perusahaan yang masih berlangsung.

Uji coba vaksin ini melibatkan 30.000 orang di AS.

Setengah dari mereka diberi dua dosis vaksin dengan jarak empat pekan. Sisanya mendapat suntikan placebo.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved