Menteri Inggris: Saat Ini Ada Sekitar 4.000 Varian Corona Penyebab Covid-19 di Seluruh Dunia

Produsen vaksin Covid-19 di seluruh dunia berusaha meningkatkan kemampuan vaksin mereka.


zoom-inlihat foto
mutasi-v-corona.jpg
CDC
Ilustrasi virus corona (CDC). Menteri Penyaluran Vaksin Inggris, Nadhim Zahawi, menyebut saat ini ada kira-kira 4.000 varian virus corona penyebab Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Penyaluran Vaksin Inggris, Nadhim Zahawi, mengatakan saat ini ada sekitar 4.000 varian virus corona yang menjadi penyebab Covid-19 di seluruh dunia.

Oleh karena itu, semua produsen vaksin, termasuk Pfizer dan AstraZeneca berupaya membuat vaksin mereka lebih baik.

"Sangat tidak mungkin bahwa vaksin saat ini tidak akan efektif pada varian-varian itu, entah pada varian Kent atau varian lain khususnya dalam hal keparahan sakit dan perawatan di rumah sakit," kata Nadhim Zahawi dikutip dari Reuters.

"Semua produsen, Pfizer-Biontech, Moderna, Oxford-AstraZeneca, dan lainnya sedang berpikir bagaimana meningkatkan kemampuan vaksin mereka untuk memastikan bahwa kita siap terhadap varian apa pun - ada sekitar 4.000 varian di seluruh dunia saat ini," katanya.

Daftar mutasi yang telah teridentifikasi

1. Varian virus corona B.1.1.7

Varian virus corona B.1.1.7 ini pertama kali terdeteksi di Inggris.

CDC telah memperingatkan kemunculan strain virus corona ini yang dapat memperburuk pandemi.

Dilaporkan lebih dari 300 kasus Covid-19 dengan varian baru virus corona ini di 28 negara bagian.

Namun, itu yang terdeteksi oleh pengurutan genom, dan kemungkinan saja strain tersebut telah meluas di Amerika Serikat.

Baca: Virus Corona Varian Afrika Selatan Mulai Muncul di Inggris, Mutasinya Lebih Mengkhawatirkan

Baca: Virus Corona Belum Usai, Ahli Sudah Ingatkan Soal Candida Auris, Jamur Mematikan yang Kebal Obat

ILUSTRASI - Mutasi virus corona E484K muncul di Afrika Selatan
ILUSTRASI - Mutasi virus corona E484K muncul di Afrika Selatan (pixabay.com)




Halaman
1234
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved