Bangladesh Kirim Ribuan Muslim Rohingnya ke Pulau Terpencil, Pengungsi Mengaku Dipaksa Pindah

Pemerintah Bangladesh berencana untuk memindahkan 100.000 Rohingya dari kamp ke pulau-pulau khusus


zoom-inlihat foto
migran-diselamatkan-sebagian-besar-rohingya-dari-myanmar-dan-bangladesh-2.jpg
AFP PHOTO / ROMEO GACAD
FOTO HANYA ILUSTRASI - Migran diselamatkan sebagian besar Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh tidur di balai desa di kota nelayan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara pada 16 Mei 2015 setelah 95 diselamatkan oleh nelayan lokal Indonesia dari laut lepas Pangkalan Susu. AFP PHOTO / ROMEO GACAD


Undang-undang kewarganegaraan tahun 1982 mencabut kewarganegaraan mereka, menjadikan mereka salah satu komunitas tanpa kewarganegaraan terbesar di dunia.

Meski Eksodus ke Bangladesh terus berlangsung sejak tahun 1970-an, tidak ada yang secepat dan masif seperti yang terjadi pada Agustus 2017 yang menyoroti krisis Rohingya di seluruh dunia.

Baca: Kasus Positif Covid-19 Pertama Terkonfirmasi di Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Baca: Tolak Dakwaan Lakukan Genosida Etnis Rohingya, Aung San Suu Kyi Di Bawah Pengaruh Militer?

ILUSTRASI - Sekelompok pengungsi Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh tidur di sebuah auditorium olahraga pemerintah di Lhoksukon di Provinsi Aceh pada 12 Mei 2015 setelah tim penyelamat Indonesia menemukan perahu mereka membawa 573 penumpang terdampar di perairan utara Aceh provinsi. Hampir 2.000 orang perahu dari Myanmar dan Bangladesh telah diselamatkan atau berenang ke pantai di Malaysia dan Indonesia. AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN
ILUSTRASI - Sekelompok pengungsi Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh tidur di sebuah auditorium olahraga pemerintah di Lhoksukon di Provinsi Aceh pada 12 Mei 2015 setelah tim penyelamat Indonesia menemukan perahu mereka membawa 573 penumpang terdampar di perairan utara Aceh provinsi. Hampir 2.000 orang perahu dari Myanmar dan Bangladesh telah diselamatkan atau berenang ke pantai di Malaysia dan Indonesia. AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN (AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN)

Ada pembicaraan tentang pemulangan Rohingya selama beberapa tahun terakhir, tetapi hingga hari ini tidak ada yang terjadi.

Alasan utama kurangnya tindakan ini adalah karena pemerintah Myanmar selalu tidak mau menerima para pengungsi, meskipun Bangladesh berulang kali mendorong keras untuk memulai repatriasi.

Tetapi Myanmar telah menunda pemulangan dengan mengatakan bahwa perlu lebih banyak waktu untuk pengaturan logistik.

Sumber: Press TV

(TribunnewsWiki.com/Nur)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved