Asal Mula Belum Diketahui
Baca: Pandemi Covid-19, Sampah infeksius di Jakarta Capai 12,7 Ton
Baca: Pramugari Ini Jadi Korban PHK Akibat Pandemi Covid-19, Rela Jualan Alpukat untuk Sambung Hidup
Alasan perubahan cara bentuk kehidupan purba ini berperilaku tidak diketahui secara pasti.
Perubahan pada praktik pertanian baru yang "lebih hijau" dengan menggunakan lebih banyak kompos dan limbah hijau mungkin telah menyediakan lingkungan yang ideal bagi jamur untuk berkembang biak.
Arturo Casadevall dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Maryland telah menyarankan bahwa perubahan iklim telah mendorong evolusi Candida auris menuju bentuk yang lebih tahan panas yang dapat berkembang dalam tubuh manusia yang relatif hangat.
Asal tepatnya mungkin tidak akan pernah diketahui.
“Itu adalah makhluk dari laguna hitam,” kata Dr. Tom Chiller, yang menjalankan divisi antijamur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
"Itu menggelembung dan sekarang ada di mana-mana."
Dari mana pun ancaman baru ini datang, kita perlu mengembangkan pertahanan untuk melawannya.
Baca: Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta: Klaster Keluarga Bermunculan & Ada Usul Lockdown
Mematikan
Begitu Candida auris masuk ke aliran darah korbannya, itu bisa mematikan.
Meskipun tingkat kematian pastinya sulit untuk ditentukan, karena jamur paling sering menyerang orang yang sudah berada di rumah sakit dengan kondisi lain.
Angka dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menunjukkan bahwa hampir setengah dari orang yang terinfeksi jamur akan mati dalam 90 hari.
Lynn Sosa, wakil ahli epidemiologi negara bagian Connecticut, mengatakan bahwa dia sekarang melihat Candida auris sebagai ancaman "teratas" di antara infeksi yang kebal.
“Ini tidak terkalahkan dan sulit untuk diidentifikasi,” katanya.
Baca: Perlu Diwaspadai, 7 Penyakit Ini Bisa Sebabkan Anak Muda Mati Mendadak Sebelum Umur 35 Tahun
Wabah London 2016 menginfeksi lebih dari 70 orang sebelum Johanna Rhodes dan timnya mampu mengatasinya.
Pada awal 2019, lebih dari 260 kasus telah dikonfirmasi di Inggris.
Ribuan kasus lainnya telah diidentifikasi di seluruh dunia.
Mahmoud Ghannoum berkata bahwa kita harus siap melawan pandemi berikutnya sebelum dimulai.
“Covid-19 mengajari kita bagaimana sebuah pandemi dapat muncul secara tak terduga dan berdampak luas pada kesehatan, ekonomi, dan struktur sosial kita,” katanya.
“Kita perlu berinvestasi lebih banyak dalam penelitian dan pengembangan, dan mempersiapkan pertahanan kita - melawan semua jenis patogen menular.”
(TribunnewsWiki.com/Ahmad Nur Rosikin)