Obat Semprotan Hidung di Inggris Diklaim Efektif Cegah Penularan Covid-19, Ini Penjelasan Para Ahli

Semprotan hidung di Inggris disebut akan menjadi alat baru yang punya efektivitas untuk mencegah penularan Covid-19


zoom-inlihat foto
semport-irung.jpg
SHUTTERSTOCK/IMAGE POINT FR
Ilustrasi penggunaan semprotan hidung.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para peneliti Inggris telah mengembangkan obat semprot hidung yang dapat mencegah infeksi Covid-19 hingga dua hari dan mungkin tersedia di apotek dalam beberapa bulan.

Semprotan hidung terbuat dari bahan yang telah disetujui untuk penggunaan medis, artinya tidak memerlukan persetujuan lebih lanjut untuk digunakan.

Para ilmuwan di Universitas Birmingham telah mengembangkan semprotan yang saat ini tidak disebutkan namanya, sejak April tahun lalu.

Berbicara kepada The Sunday Telegraph, peneliti utama Dr Richard Moakes yakin semprotan itu dapat membantu mencabut batasan jarak sosial dan membuka kembali sekolah.

INGGRIS - Seorang perawat memberikan dosis vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 kepada pasien di Praktik Medis Grup Haxby dan Wigginton di Haxby, Inggris utara pada 22 Desember 2020. Orang-orang kaya Inggris menawarkan uang puluhan juta rupiah agar mereka bisa divaksin lebih dulu.
INGGRIS - Seorang perawat memberikan dosis vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 kepada pasien di Praktik Medis Grup Haxby dan Wigginton di Haxby, Inggris utara pada 22 Desember 2020. Orang-orang kaya Inggris menawarkan uang puluhan juta rupiah agar mereka bisa divaksin lebih dulu. (Lindsey Parnaby / AFP)

Semprotan mencegah infeksi dengan menangkap virus di hidung dan lapisan, yang membuat virus tidak aktif.

Dia mengatakan, mereka telah berbicara dengan sejumlah perusahaan untuk dapat mendistribusikannya secara efektif.

"Tujuan kami adalah membuat dampak secepat mungkin, kami sangat ingin melihat ini terjadi pada musim panas," ujar Moakes seperti dikutip Daily Mail.

Semprotan tersebut mencegah infeksi dengan menangkap virus di hidung dan melapisinya.

Ini berarti virus tidak dapat melarikan diri dan menjadikannya tidak aktif dan tidak berbahaya.

Para peneliti percaya menggunakan semprotan empat kali sehari sudah cukup untuk perlindungan umum.

Baca: DKI Jakarta Catat Angka Sembuh Covid-19 Tertinggi, Anies Tetap Perpanjang Masa PSBB





Halaman
1234
Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved