Sungguh Tega, Bayi Lahir Prematur Dimasukkan ke Freezer Kamar Mayat Meski Kakinya Masih Bergerak

Seseorang di antara mereka mengusulkan agar bayi prematur itu ditenggelamkan ke air untuk memutus pasokan udara sebelum dimasukkan kembali ke freezer.


zoom-inlihat foto
bayi-prematur-malang-004.jpg
East2West News via Mirror
Tiga terdakwa saat menghadapi sidang di pengadilan Kazakhstan. Dua dokter, satu bidan, dan dua ahli neonatologi divonis bersalah atas kasus bayi yang lahir prematur dalam keadaan masih hidup namun divonis dokter sudah meninggal dunia. Kaki bayi malang itu masih bergerak saat hendak dimasukkan ke freezer kamar mayat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua dokter senior dan seorang bidan menolak bertindak menyelamatkan seorang bayi yang lahir prematur yang dianggap sudah meninggal padahal masih hidup.

Mereka bersikap seperti itu karena bayi malang itu sebelumnya sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter, namun saat hendak dimasukkan ke lemari pendingin kamar mayat, kaki mungil bayi tiba-tiba bergerak, pertanda masih hidup.

Ketiganya akhirnya menghadapi tuntutan hukum dan sudah dinyatakan bersalah.

Hukumannya pun sangat berat; divonis penjara masing-masing 15 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun.

Total ada lima petugas medis: dua dokter, satu bidan, dan dua ahli neonatologi divonis bersalah dalam kasus ini.

Bayi prematur itu telah didaftarkan sebagai bayi yang meninggal dunia namun masih hidup ketika petugas medis rumah sakit memasukkannya ke dalam pendingin.

Baca: Ibu Muda Ini Lupa Ambil Bayinya yang Ditaruh di Luar Rumah saat Suhu Dingin Ekstrem Minus 32 Celsius

bayi prematur malang 001
Kepala dokter di RS Askarbek Ermukashev, Kazakhstan, dr Kuanysh Nysanbaev, memerintahkan agar bayi ditempatkan di freezer meski bayi yang lahir prematur itu masih hidup karena kakinya masih bergerak.

Anehnya, meski melihat kakinya bergerak, para dokter senior menolak bertindak untuk menyelamatkan bayi tersebut karena database medis sudah mengatakan bahwa anak itu telah meninggal, demikian keputusan pengadilan di Kazakhstan, dikutip Mirror, Selasa (20/1/2021).

Mereka bersalah karena sengaja membunuh bayi malang itu untuk menyembunyikan kelalaian medis mereka, kata penyelidik negara bagian Askarbek Ermukashev, Kazakhstan.

Baca: Kisah Perawat RS Mitra Mamuju Korbankan Nyawa, Tertimpa Reruntuhan Gempa saat Selamatkan Bayi

Di pengadilan, terkuak juga fakta menyeramkan atas perilaku ketiga orang medis ini.

Ketiganya juga ternyata telah berdiskusi tentang bagaimana "menghabisi" nyawa bayi malang itu karena masih hidup.





Halaman
1234
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved