TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tank Isreal melakukan serangan ke Jalur Gaza, Palestina, Selasa (19/1/2020) malam waktu setempat.
Serangan ini hanya berselang sehari sejak pesawat tempur Israel hujani Jalur Gaza dengan serangan udara.
Pemukiman penduduk sipil tak luput dari serangan artileri, seperti diberitakan Al Jazeera, Rabu (20/1/2021).
Tembakan demi tembakan diluncurkan dan menghancurkan beberapa tempat di Jalur Gaza.
Sumber-sumber lokal Palestina mengatakan tak ada korban nyawa.
Rumah di kamp pengungsi Maghazi dilaporkan rusak akibat serangan ini.
Seorang kerabat keluarga, Tayseer Abdel-Jawad, mengatakan kepada kantor berita Palestina Maan bahwa atap rumah ambruk, tetapi keluarganya selamat tanpa cedera.
"Pengeboman itu menyebabkan kerusakan hebat di dalam rumah," katanya.
"Keluarga itu secara ajaib lolos dari kematian."
Tank Israel juga menargetkan titik pengamatan dan lokasi di timur Beit Hanoun, Beit Lahia, dan Deir Al-Balah.
Israel Sebut Palestina Serang Lebih Dulu, Hamas Membantah
Baca: Jadi Sengketa Palestina, Joe Biden Tetap Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Tak Akan Pindah Kedutaan
Baca: Diingatkan WHO dan HRW, Israel Tetap Ogah Berikan Vaksin Covid-19 untuk Penduduk Palestina
Menurut tentara Israel, tank-tank itu menembaki posisi Hamas setelah sebuah roket ditembakkan dari daerah kantong Palestina ke arah Israel.
"Larut malam, sebuah roket diluncurkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel," kata tentara dalam sebuah pernyataan di WhatsApp.
"Sebagai tanggapan, tank Israel menyerang posisi Hamas" di selatan Jalur Gaza.
Pernyataan militer sebelumnya mengatakan sirene peringatan tidak aktif, menunjukkan proyektil jatuh di tanah terbuka.
Belum ada laporan korban mengenai serangan roket itu.
Di sisi lain, Hamas mengklaim tak bertanggung jawab atas tembakan yang dimaksud.
Kendati Israel yakin serangan itu datang dari Gaza.
Pada Senin pagi, dua roket ditembakkan dari Jalur Gaza menuju kota pesisir Ashdod.
Sumber militer Israel menunjukkan bahwa mereka jatuh ke Laut Mediterania.