Setelah Serangan Udara, Tank Israel Gempur Palestina, Tembak Area Pemukiman Penduduk Sipil di Gaza

Mengaku diserang lebih dulu, Israel kirimkan tank untuk lakukan serangan balasan


zoom-inlihat foto
Tank-tank-Israel-di-Gaza.jpg
KATA KHATIB / AFP
Tank-tank Israel digambarkan di perbatasan Israel dengan Gaza, di seberang kota Palestina Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada 13 Januari 2021. Tentara Israel menembakkan artileri ke sasaran Hamas di Gaza sebagai tanggapan atas apa yang digambarkan sebagai tembakan dari dalam Gaza di atas "kendaraan teknik" yang beroperasi di dekat perbatasan.


Hingga berita ini ditulis, sebenarnya belum ada faksi yang mengatakan bertanggung jawab.

Akan tetapi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bersikeras Hamas yang bertanggung jawab atas dua roket itu.

Baca: Merasa Ditikam Negara-negara Arab, Hamas dan Fatah Bersatu Pimpin Rakyat Palestina Lawan Israel

Situasi mulai memanas menyusul perjanjian normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

Tak hanya serangan, warga Palestina juga melakukan demonstrasi, seperti diberitakan Al Jazeera.

Ratusan warga Palestina unjuk rasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Selasa (15/9/2020).

Tampak warga Palestina membawa bendera dan mengenakan masker untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Mereka berunjuk rasa di di kota Nablus dan Hebron, Tepi Barat, dan di Gaza.

Beberapa di antaranya juga tampak berdemo di Ramallah, pusat Otoritas Palestina (PA).

Baca: Raja Salman Tak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel, Kecuali Ada Kejelasan Status Palestina

Spanduk yang ditampilkan bertuliskan "Pengkhianatan", "Tidak untuk normalisasi dengan penjajah", dan "Perjanjian yang memalukan".

Demonstran Palestina Emad Essa dari Gaza mengeluhkan dampak pendudukan Israel di negaranya.

"Anda akan melihat ratusan pemuda Gaza yang kehilangan kaki dan lumpuh seumur hidup hanya karena memprotes blokade Israel," katanya.

"Dan di Tepi Barat dan Yerusalem, buldoser Israel terus menghancurkan rumah-rumah Palestina dan secara etnis membersihkan warga Palestina dari desa dan kota mereka setiap hari," lanjut Essa kepada Al Jazeera.

(TribunnewsWiki.com/Ahmad Nur Rosikin)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved