Ketua Komnas HAM Sebut Laskar FPI Nikmati Baku Tembak Lawan Polisi, Tim Advokasi: Sudutkan Korban

Ketua tim advokasi juga mempertanyakan kepemimpinan Ahmad Taufan Damanik sebagai Ketua Komnas HAM


zoom-inlihat foto
rekonstruksi-fpi-004.jpg
KOMPAS.COM/FARIDA
ILUSTRASI - Satu dari 58 adegan rekontruksi FPI di rest area tol Jakarta-Cikampek Km 50, Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari tadi. IPW heran 4 anggota FPI tidak diborgol padahal, dalam keterangan polisi sendiri, keempatnya baru saja terlibat aksi baku tembak dengan polisi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM -Tim Advokasi Laskar FPI buka suara soal pernyataan Ketua Komnas HAM, yang menyebut laskar FPI menikmati pergulatan bersama polisi.

Tim advokasi korban menyesalkan pernyataan tersebut.

Menurut mereka, pertanyaan itu malah menyudutkan para korban.

"Pernyataan itu justru menyudutkan 6 korban pelanggaran HAM berat semakin memperlihatkan sikap unethical conduct alias tidak beradab sebagai Ketua Komnas HAM RI, yang seharusnya menjadi lembaga terdepan dalam menjamin tegaknya HAM di Indonesia, dengan menjaga kredibilitas dan independensi," kata Hariadi Nasution selaku tim advokasi dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Rabu (20/1/2021).

Dia lalu menjelaskan konteks tertawanya para laskar FPI.

"Konteks tindakan tertawa-tawa yang dimaksud oleh Taufan, faktanya adalah sekuel sebelum terjadi peristiwa, apa yang disebut oleh Komnas HAM sebagai peristiwa intensitas tinggi," tambahnya .

"Tertawanya 6 syuhada korban pelanggaran HAM berat tersebut adalah ekspresi rasa senang mereka atas keberhasilan menyelamatkan HRS dan keluarga dari gangguan Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengancam keselamatan jiwa HRS dan keluarga termasuk anak dan cucu yang masih balita, serta rasa heran mereka atas tindakan gila dan lucu dari OTK, yang ternyata kemudian menjadi pembunuh mereka," ujar Hariadi

Baca: Kepala PPATK Soal Pembekuan Rekening FPI: Aneh Kalau Bubar Tapi Uangnya Masih Beredar

Baca: Ternyata Rekening FPI Berisi Saldo Rp 1 M Diblokir PPATK, Ini Alasannya

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian S Djajadi, seusai rekonstruksi, Senin (14/12/2020). Brigjen Andi mengatakan keempatnya memang tidak diborgol saat dimasukkan ke dalam mobil.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian S Djajadi, seusai rekonstruksi, Senin (14/12/2020). Brigjen Andi mengatakan keempatnya memang tidak diborgol saat dimasukkan ke dalam mobil. (istimewa)


Hariadi juga mempertanyakan kepemimpinan Ahmad Taufan Damanik sebagai Ketua Komnas HAM.

"Sehingga patut dipertanyakan kualitas kepemimpinan dari Ahmad Taufan Damanik dalam memimpin lembaga Komnas HAM RI," sambung Hariadi.

"Pernyataan tersebut membuktikan bahwa adanya sikap unwilling dan mekanisme hukum nasional yang unable dalam pengungkapan pelanggaran HAM, sehingga akan menjadi pintu masuk bagi mekanisme internasional dalam upaya penegakan HAM," pungkasnya.





Halaman
1234
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved