"Tim sudah ke sana dan saat ini warga sudah kita evakuasi ke masjid," jelas dia.
Baca: VIRAL Foto Front Persaudaraan Islam Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan Meski Tanpa Atribut
Baca: MIRIS Puluhan Pengungsi Banjir di Kalimantan Selatan Tempati Bekas Kandang Ayam
Sementara itu Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, banjir bandang yang terjadi tak memakan korban jiwa.
"Korban nyawa tidak ada, hanya ada sekitar 400-san yang dievakuasi ke salah satu tempat yang cukup aman," ujar Ade Yasin dalam program Sapa Indonesia Siang KOMPAS TV.
"Langkah selanjutnya, mengevakuasi masyarakat karena masa pandemi juga tidak boleh berkerumun, jadi kami juga sedang siapkan tempat yang cukup untuk mereka istirahat," sambungnya.
Menurut Ade, warga yang terdampak ini kebanyakan merupakan pekerja pemetik teh perkebunan Gunung Mas.
Mereka sementara dievakuasi ke penampungan darurat seperti masjid dan pabrik.
Ade menambahkan, sampai saat ini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah berupaya melakukan penanganan pasca bencana di lokasi.
"Lokasi-lokasinya sedang dibenahi oleh BPBD supaya tidak ada genangan air dan penumpukan sampah," jelas Ade Yasin.
Hingga kini, area sekitar lokasi terjadinya banjir bandang masih penuh dengan lumpur.
Petugas BPBD dan muspika tengah melakukan evakuasi warga di lokasi banjir bandang tersebut.
(TribunnewsWiki.com/Restu, KompasTV/Fadhilah)