Twitter Hentikan Permanen Akun Donald Trump, Karena Risiko Hasutan & Menyulut Kekerasan

Penangguhan ini merupakan teguran bersejarah bagi seorang presiden yang telah menggunakan situs jejaring sosial untuk menjadi terkenal secara politik.


zoom-inlihat foto
trump-keder-001.jpg
Brendan Smialowski / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada para pendukung dari The Ellipse dekat Gedung Putih pada 6 Januari 2021, di Washington, DC. - Ribuan pendukung Trump, didorong oleh klaim palsu penipuan pemilih, membanjiri ibu kota negara memprotes sertifikasi yang diharapkan dari kemenangan Gedung Putih Joe Biden oleh Kongres AS. Namun, ia akhirnya mengecam langsung aksi rusuh pendukungnya setelah diancam akan dipecat atau dipaksa mundur.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Twitter menghentikan akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump @realdonaldtrump secara permanen.

Larangan akun Trump dilakukan Twitter pada Jumat (8/1/2021).

Hal ini dilakukan atas peran Trump dalam menghasut kekerasan di Gedung Capitol, Amerika Serikat minggu ini.

Selain itu Twitter menilai, selama ini akun Donald Trump digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan lebih dari 88 juta pendukung dan kritikus.

Tindakan tersebut merupakan teguran bersejarah bagi seorang presiden yang telah menggunakan situs jejaring sosial untuk mendorongnya menjadi terkenal di dunia politik.

Baca: Banyak yang Bingung, Begini Cara Mudah Menghitung Besaran Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Anda

Baca: Disebut Selingkuhan Kanye West, Jeffree Star: ‘Hal yang Paling Bodoh’

Presiden AS Donald Trump terlihat di TV dari pesan video yang dirilis di Twitter, terlihat di Brady Briefing Room yang kosong di Gedung Putih di Washington, DC pada 6 Januari 2020. Ribuan pendukung Trump, didorong oleh klaim palsu pemilih penipuan, membanjiri ibu kota negara memprotes sertifikasi diharapkan dari kemenangan Gedung Putih Joe Biden oleh Kongres AS.
Presiden AS Donald Trump terlihat di TV dari pesan video yang dirilis di Twitter, terlihat di Brady Briefing Room yang kosong di Gedung Putih di Washington, DC pada 6 Januari 2020. Ribuan pendukung Trump, didorong oleh klaim palsu pemilih penipuan, membanjiri ibu kota negara memprotes sertifikasi diharapkan dari kemenangan Gedung Putih Joe Biden oleh Kongres AS. (MANDEL NGAN / AFP)

Twitter telah menjadi alat komunikasi utama Trump untuk mendorong kebijakan, mendorong siklus berita, petugas pemadam kebakaran, menyebarkan kebohongan, lawan yang kejam, dan memuji sekutu.

Trump yang menentang mengecam sebagai tanggapan Jumat malam, menuduh Twitter dalam pernyataan telah "berkoordinasi dengan Demokrat dan Kiri Radikal" untuk menghapus akunnya.

Dia mengancam regulasi, menjanjikan "pengumuman besar" yang akan datang, dan berkata dia melihat "kemungkinan membangun platform kita sendiri dalam waktu dekat!".

Akun resmi kepresidenan, @POTUS, juga men-tweet pesan itu, meskipun postingan itu dengan cepat dihapus oleh Twitter.

Baca: Diancam Dipecat atau Dipaksa Mundur, Trump Keder Juga: Akhirnya Kecam Aksi Rusuh Pendukungnya

Baca: Akun Facebook dan Instagram Donald Trump Ditangguhkan Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Setelah Twitter secara permanen menangguhkan akun @realDonaldTrump miliknya, Trump men-tweet dari akun resmi presiden AS @Potus yang menyatakan bahwa dia akan
Setelah Twitter secara permanen menangguhkan akun @realDonaldTrump miliknya, Trump men-tweet dari akun resmi presiden AS @Potus yang menyatakan bahwa dia akan "melihat kemungkinan membangun platform kami sendiri di masa depan" dan mencela Twitter. (TWITTER)

Melansir Washington Post, Twitter telah menolak mengambil tindakan terhadap Trump selama bertahun-tahun.





Halaman
123
Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Sarankan Diet Rendah Kalori Tanpa

    Tips diet dari artis Tya Ariestya viral setelah
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved