Terus Ditekan oleh Pemerintah China & Harga Saham Anjlok, Ada Apa dengan Alibaba Group-nya Jack Ma?

Perusahaan-perusahaan Jack Ma kini mendapat tekanan besar dari Pemerintah China akibat dugaan praktik monopoli.


zoom-inlihat foto
jack-ma-putuskan-pensiun-dari-alibaba-group.jpg
Alibaba Grup
Pendiri dan pemilik Alibaba, e-commerce terbesar di China.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Orang terkaya dari China, Jack Ma, kini menghadapi masalah cukup pelik.

Perusahaan-perusahaan miliknya sedang dalam tekanan dari Pemerintah China akibat dugaan praktik monopoli.

China disebutkan telah berusaha untuk memperdalam pengaruh mereka terhadap perusahaan-perusahaan dari Jack Ma.

Saat ini perusahaan Jack Ma, Alibaba Group Holding Ltd dan Ant  Group Co, dalam bidikan pemerintah China untuk diselidiki.

Pemberitaan ini membuat harga saham Alibaba tergerus 7,9% dalam perdagangan Hong Kong.

Hal ini pun menunjukkan bahwa investor menganggap serius kedua penyelidikan terhadap perusahaan Jack Ma tersebut.

Reuters memberitakan, penyelidikan ini adalah bagian dari tindakan akselerasi terhadap perilaku antimonopoli di ruang internet China yang sedang berkembang pesat, dan kemunduran terbaru untuk Ma, mantan guru sekolah berusia 56 tahun yang mendirikan Alibaba dan menjadi pengusaha paling terkenal di China.

Penyelidikan tersebut mengikuti penangguhan dramatis China bulan lalu atas rencana penawaran umum perdana (IPO) Alibaba senilai US$ 37 miliar, hanya dua hari sebelum sahamnya akan mulai diperdagangkan di Shanghai dan Hong Kong.

Dalam editorial dengan kata-kata yang tegas, Harian Rakyat Partai Komunis yang berkuasa mengatakan jika "monopoli ditoleransi, dan perusahaan diizinkan untuk berkembang dengan cara yang tidak teratur dan barbar, industri tidak akan berkembang dengan cara yang sehat dan berkelanjutan."

Baca: Ilmuwan Wanita Kelelawar Virus Corona China Bersedia Diperiksa WHO, Seperti Apa Investigasinya?

Saham Alibaba turun hampir 9% di Hong Kong, terendah sejak Juli, sementara saingannya Meituan dan JD.com keduanya turun lebih dari 2%.





Halaman
1234
Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved