"Karena kita melihat anak ini sebenarnya sudah mengaku ya, beliau sudah mengakui perbuatannya, kita akan meminta keringanan saja kepada majelis hakim mengingat dia masih usia muda," terangnya.
Pada malam kejadian
Sebelum tewas dibunuh lalu dimutilasi, pegawai minimarket, DS Saputra sempat buat kaget A.
Pasalnya, perlakuan DS tengah malam di hari kejadian membuat A kaget.
Sekitar pukul 00.15 WIB di kediamannya di kawasan Jakasampurna, Kota Bekasi, A terbangun.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai manusia silver ini kaget melihat celana trainingnya sudah terbuka.
Saat itu, DS rupanya meminta A untuk berhubungan sesama jenis.
Hal itu terungkap saat polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi pada, Senin (7/12/2020) lalu.
A sontak menolak permintaan DS untuk mengajaknya berhubungan badan, tapi ditolak.
Namun saat itu, DS mengancam A untuk melayani nafsu birahinya.
"Korban mengancam pelaku menggunakan pisau dan mengiming-imingi uang agar mau diajak hubungan seksual sesama jenis," ucap Kanit I Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Herman Edco Simbolon ketika memimpin rekonstruksi ketika memimpin rekonstruksi, Rabu (16/12/2020).
Karena diancam, A menyanggupi permintaan DS dan hubungan tersebut terjadi.
Selesai berhubungan, DS lantas tidur di atas karpet dengan posisi miring ke kanan.
Sedangkan A pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Baca: Fakta Baru Pemuda Pemutilasi di Bekasi, Kenalan di Angkutan Umum hingga Disodomi 50 Kali
Baca: Pelaku Mutilasi di Bekasi Diduga Tertekan Secara Psikologis, Diberi Rp 100 Ribu Seusai Disodomi
Saat itu, selesai bersih-bersih A mengambil golok dan menghabisi nyawa DS yang sedang terlelap.
"Setelah berhubungan badan, DS lalu tidur di atas karpet dengan posisi miring ke kanan. Sedangkan A pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya," sambungnya.
DS dihujani tusukan hingga akhirnya meregang nyawa di tangan teman dekatnya tersebut.
A yang kebingungan lantas memutuskan untuk memutilasi jasad DS jadi beberapa bagian.
Pagi harinya, A membuang potongan jasad DS ke beberapa tempat.
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com/Siti Nawiroh)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pemutilasi Pegawai Minimarket Teringat Temannya, Pengacara Sebut Ada 5 Anak Korban Sodomi Lain