Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Roald Amundsen, penjelajah asal Norwegia, pada 14 Desember 1911 atau tepat 109 tahun silam menjadi manusia pertama yang mencapai Kutub Selatan.
Saat itu Roald Amundsen berhasil mengalahkan lawannya asal Inggris, Robert Falcon Scott, dalam perlombaan menuju Kutub Selatan yang berada di Benua Antartika.
Roald Amundsen kembali dengan selamat di perkemahannya pada akhir bulan Januari, sedangkan Scott baru sampai di Kutub Selatan tanggal 18 Januari 1912.
Setelah berhasil dengan ekspedisi di Antartika Roald Amundsen berupaya menjadi menjadi penjelah pertama yang terbang di atas Kutub Selatan.[1]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 13 Desember: Tragedi Tenggelamnya Kapal Angkut Duke William
Amundsen dan ekspedisi Kutub Utara #
Roald Engelbregt Gravning Amundsen atau Roald Amundsen lahir di Borge, Norwegia, tanggal 16 Juli 1872.
Dia sempat belajar kedokteran dan kemudian melaut. Pada tahun 1897 dia berlayar dengan kapal Belgica untuk ekspedisi yang mencapai Antartika.
Amundsen melakukan pelayaran di sekitar pantai utara Kanada tahun 1903 dan mencapai Cape Colborne setahun kemudian.
Dia sampai di Nome, Alaska, pada bulan September 1906 dan pencapaian ini mendorongnya untuk melakukan ekspedisi di Kutub Utara.
Ketika sedang merencanakan ekspedisi ke Kutub Utara, dia mendengar kabar bahwa Robert E. Peary, penjelajah asal Amerika, telah mencapai tempat itu pada bulan April 1909.
Namun, dia tetap melakukan persiapan untuk melanjutkan ekspedisi.[2]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 Desember 1768: Encyclopaedia Britannica Terbit Perdana
Perlombaan mencapai Kutub Selatan #
Amundsen meninggalkan Norwegia bulan Juni 1910, tetapi tidak ada yang tahu, kecuali saudaranya bahwa dia akan menuju Kutub Selatan, bukan Kutub Utara.
Dia berlayar dengan kapal Fram dari Kepulauan Madeira ke Teluk Paus, Antartika, di sepanjang Laut Ross.
Saat itu ada penjelajah asal Amerika bernama Robert Falcon Scott juga berambisi menjadi orang pertama yang mencapai Kutub Selatan.
Amundsen mendirikan perkemahan yang berjarak 60 mil lebih dekat ke kutub daripada perkemahan milik Scott.
Penjelajah Norwegia itu menyiapkan ekspedisinya dengan cermat, melakukan perjalanan awal untuk membuat perbekalan di sepanjang bagian pertama rutenya ke kutub dan perjalanan pulang ke kamp.
Untuk mengangkut perbekalan dia menggunakan anjing, sedangkan Scott bergantung pada kuda poni Siberia.
Amundsen berangkat dengan 4 temannya, 52 anjing, dan 4 kereta luncur tanggal 19 Oktober 1911.
Cuaca dalam keadaan bagus dan mereka berhasil mencapai Kutub Selatan tanggal 14 Desember dan berangkat pulang tiga hari kemudian.
Sementara itu, Scott mencapai kutub tanggal 17 Januari, tetapi perjalanan pulang yang menyusahkan membuat dia dan rekannya hilang.
Badan Scott yang membeku ditemukan pada akhir tahun 1911.[3]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 Desember 1901: Penghargaan Nobel Perdana Diberikan
Hilang #
Setelah berhasil mencapai Kutub Selatan Amundsen berusaha mencapai Kutub Utara dengan pesawat.
Terbang bersama rekannya yang bernama Lincoln Ellsworth dan Umberto Nobile, Amundsen berhasil mencapai tujuannya.
Namun, setelah kembali, Nobile mengklaim Amundsen hanya sedikit terlibat dalam ekspedisi itu.
Nobile ingin membuktikan dirinya tidak membutuhkan Amundsen untuk ekspedisi ke kutub, dan dia terbang menuju Kutub Utara tanggal 26 Mei 1928.
Namun, pesawatnya jatuh, dan Amundsen kemudian berusaha menyelamatkan mantan rekan ekspedisinya itu.
Amundsen terbang menggunakan pesawat penyelamat tanggal 18 Juni 1929 untuk mencari Nobile.
Namun, pesawatnya terbang melawati kabut tebal dan kontak radio berakhir. Amundsen tak pernah terlihat atau terdengar lagi sejak itu.[4]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Desember: Penyakit Cacar Resmi Dinyatakan Hilang dari Muka Bumi
(Tribunnewswiki/Tyo)
| Peristiwa | Roald Amundsen mencapai Kutub Selatan |
|---|
| Tanggal | 14 Desember 1911 |
|---|
Sumber :
1. www.britannica.com
2. www.history.com
3. exploration.marinersmuseum.org