Hari Ini dalam Sejarah 1 Desember: Kasus Rosa Parks Memicu Aksi Boikot Bus di Amerika Serikat

Seorang wanita kulit hitam bernama Rosa Parks menolak memberikan kursinya kepada penumpang kulit putih


zoom-inlihat foto
rosa-parks.jpg
Americaslibrary.gov
Aksi protes muncul setelah Rosa Parks ditahan

Seorang wanita kulit hitam bernama Rosa Parks menolak memberikan kursinya kepada penumpang kulit putih




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang kulit hitam Amerika Serikat (AS) bernama Rosa Parks pada 1 Desember 1955 menolak memberikan kursinya di dalam bus umum kepada penumpang kulit putih

Peristiwa itu terjadi Montgomery, Alabama, dan dianggap menyalahi hukum segregasi ras di kota tersebut. Rosa Parks kemudian diputuskan bersalah dan sempat ditahan.

Kasus rasial itu memunculkan aksi Montgomery Bus Boycott yang diorganisir oleh pendeta Baptis muda bernama Martin Luther King, Jr. yang dimulai pada hari Senin tanggal 5 Desember 1955.

Aksi boikot bus berjalan selama lebih dari satu tahun dan pada akhirnya Mahkamah Agung AS memutuskan undang-undang segregasi ras dalam bus umum menyalahi ketentuan dalam konstitusi AS.[1]

Rosa Parks
Rosa Parks (Wikimedia Commons)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 30 November 1967: Yaman Selatan Merdeka dari Inggris

  • Undang-undang segregasi


Peraturan di Kota Montgomery mengharuskan semua transportasi masyarakat disegregasikan.

Pengemudi bus, dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, memiliki kekuasaan layaknya opsir polisi dalam menegakkan peraturan itu.

Ketika mengoperasikan bus, pengemudi diharuskan menyediakan tempat duduk terpisah, tetapi sama untuk penumpang kulit hitam dan kulit putih.

Pemisahan ini dilakukan dengan memberi sebuah garis yang berada di tengah. Garis itu memisahkan penupang kulit putih, yang berada di depan, dengan penumpang kelit hitam yang berada di belakang.

Ketika penumpang kulit hitam naik ke dalam bus, mereka harus masuk dari depan untuk membayar ongkos bus.

Mereka kemudian turun, dan naik lagi ke dalam melalui pintu belakang.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 30 November: Setengah Juta Tentara Uni Soviet Serbu Finlandia

  • Penolakan dari Parks


Rosa Parks, seorang wanita kulit hitam berusia 42 tahun, pada 1 Desember 1955 naik ke dalam bus umum pada sore hari.

Parks yang bekerja sebagai penjahit wanita di Supermarket Montgomery Fair akan pulang ke rumahnya.

Di dalam bus kota di Montgomery, sepuluh kursi pada bagian depan hanya boleh digunakan untuk penumpang kulit putih.

Parks duduk pada barisan pertama di belakang sepuluh kursi itu. Ketika bus penuh sesak, pengemudi meminta Parks dan tiga kulit hitam yang berada pada barisan itu untuk mengosongkan kursi mereka untuk penumpang kulit putih.

Tiga orang kulit hitam itu pindah, sedangkan Parks tetap tidak beranjak. Dia mengatakan dia tidak berada di atas kursi yang diperuntukkan untuk kulit putih.

James Blake, sang pengemudi bus, meyakini dirinya memiliki hak untuk mengatur ulang garis yang memisahkan kulit hitam dan putih,

Karena Parks menolak, Blake memanggil polisi. Opsir Day dan Mixon datang dan menangkap Parks.

Parks ditahan sebentar, dan laporan polisi menunjukkan bahwa dia dituduh mengabaikan perintah pengemudi bus.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Richard Byrd Jadi Manusia Pertama yang Terbang di Atas Kutub Selatan

  • Aksi boikot


Setelah mengetahui penangkapan terhadap Parks, National Association for the Advancement of Colored People (NACCP) dan aktivis Afrika-Amerika lainnya menyerukan aksi boikot bus.

Aksi itu akan dilakukan mulai hari Minggu tanggal 5 Desember oleh warga kulit hitam.

Berita disebarkan melalui selebaran, dan para aktivis membentuk Montgomery Improvement Association untuk mengorganisir aksi protes.

Hari pertama aksi boikot bus merupakan keberhasilan. Pendeta muda Marin Luther King, Jr. pada malam harinya berpidato di depan kerumunan di gereja.

Dia menyebut kemuliaan besar dari demokrasi di Amerika adalah adanya hak untuk memprotes hak.

Aksi boikot berlangsung lebih dari satu tahun. Mereka yang ikut dalam aksi itu memilih menumpang kendaraan dan berjalan bermil-mil ke tempat kerja dan sekolah apabila alat transportasi lain tidak tersedia.

Sistem angkutan di kota itu menderita karena sekitar 70% penumpang bus adalah kulit hitam.

Pada 23 November 1956 Mahkamah Agung memutuskan undang-undang segregasi bus di negara bagian Alabama dan Kota Montgomery menyalahi konstitusi AS.

King pada 20 Desember 1956 menyerukan aksi protes untuk dihentikan dan warga kulit hitam bisa menggunakan bus keesokan harinya.

Parks menjadi salah satu penumpang pertama bus yang tidak lagi tersegregasi. Dia dianggap sebagai induk dari gerakan hak sipil.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pembantaian Zong, Ratusan Budak Afrika Ditenggelamkan demi Klaim Asuransi

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Rosa Parks ditahan
Tanggal 1 Desember 1955
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved