Wanita Cantik Pemilik Salon Tak Peduli Sudah Didenda Rp 500 Juta: Tetap Buka Salon saat Lockdown

Quinn didenda karena menolak untuk menutup dalam lockdown yang akhirnya memaksa pihak berwenang menutup paksa salonnya.


zoom-inlihat foto
pemilik-salon-004.jpg
INSTAGRAM VIA DAILY MAIL
Sinead Quinn berdiri di depan salonnya yang disegel dan berusaha untuk tetap membuka salonnya dalam menghadapi aturan lockdown nasional dengan mengutip Magna Carta. Quinn sudah didenda hingga Rp 500 juta lebih namun berusaha tetap membuka salon.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pemilik salon di Inggris sudah didenda berkali-kali karena menyalahi aturan lockdown gelombang kedua pandemi Covid-19 di negara itu.

Total Sinead Quinn (29), nama pemilik salon itu sudah didenda £ 27.000 atau sekitar Rp 513 juta (kurs Rp 19.000/poundsterling).

Quinn didenda karena menolak untuk menutup dalam lockdown yang akhirnya memaksa pihak berwenang menutup paksa salonnya.

Namun Sinead Quinn melawan dengan berusaha untuk tetap membuka salonnya dalam menghadapi aturan penguncian nasional dengan mengutip Magna Carta

Magna Carta adalah dokumen berusia 800 tahun yang bertujuan untuk membuat perdamaian antara raja yang tidak populer dan sekelompok baron pemberontak, dikutip Daily Mail, Minggu (29/11/2020).

Quinn, yang memiliki Quinn Blakey Hairdressers di Oakenshaw, dekat Bradford, West Yorkshire, awalnya menghadapi denda sebesar £ 4.000 untuk pelanggaran berulang akhir pekan lalu.

Baca: Gelar Unjuk Rasa Anti-Lockdown dan Anti-Masker di Inggris, Massa: Berhenti Kendalikan Kami

pemilik salon 001
Sinead Quinn, pemilik salon Quinn Blakey Hairdressers di Oakenshaw, Bradford, West Yorks, Inggris. Ia tetap buka salon meski sudah didenda ratusan juta rupiah.

Tetapi petugas dewan mengunjungi toko berusia 29 tahun itu pada hari Senin dan keesokan harinya dan mengeluarkan dua denda £ 10.000 lagi setelah mereka menemukan itu masih buka dan diperdagangkan.

Salon tersebut sebelumnya telah didenda sebesar £ 1.000 dan £ 2.000 karena melanggar perintah pemerintah untuk tutup mulai 5 November dalam menghadapi meningkatnya kasus Covid-19.

Tapi Quinn sekarang terpaksa menutup salonnya dan telah dipanggil ke pengadilan setelah tindakan keras oleh pejabat dewan.

Baca: Jelang Libur Natal, Prancis Longgarkan Lockdown dan Buka Pusat Perbelanjaan

Dewan telah mengeluarkan penutupan yang memperhatikan dan mengajukan perintah pengadilan untuk menutup tempat tersebut.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved