Tradisi Aneh: Perawan Daerah Ini Mesti Biarkan Bagian Sensitifnya Terbuka dan Jalani Tes Perawan

Yang lebih aneh, mungkin juga sedikit ekstrem, adalah mereka memakai buluh dan air seni untuk melakukan tes keperawanan.


zoom-inlihat foto
tes-perawan-00898456.jpg
EVA.VN
Para perempuan yang masih perawan berjejer di barisan depan sambil membiarkan bagian sensitifnya terbuka dan wajib jalani tes keperawanan. Dalam tradisi suku ini, menjaga keperawanan sebelum menikah adalah hal sakral. Mereka bisa diusir bahkan dibunuh bila tidak lolos tes keperawanan ala suku ini.


TRIBUNNEWSIKI.COM - Kebiasaan yang dianggap aneh bagi sebagian orang masih dapat kita jumpai di berbagai wilayah di dunia.

Misalnya kebiasaan bagi wanita yang belum menikah di wilayah ini mesti membiarkan bagian sensitif dadanya terbuka dan wajib menjalani tes keperawanan.

Yang lebih aneh, mungkin juga sedikit ekstrem, adalah mereka memakai buluh dan air seni untuk melakukan tes keperawanan.

Kebiasaaan atau tradisi ini masih berlaku di Suku Zulu, suku terbesar di Afrika Selatan.

Wanita di tempat ini harus mematuhi aturan "aneh" ini jika mereka belum menikah.

Suku Zulu adalah kelompok etnis terbesar dan paling terkenal dan merupakan bagian penting dari sejarah perkembangan Afrika Selatan.

Baca: Blak-blakan, Nikita Mirzani Ungkap Kapan Keperawanannya Hilang, Gue Tuh Jujur ya, Bukannya Munafik

tes keperawanan 001
Wanita perawan suku Zulu di Afrika Selatan dalam sebuah upacara menjalani tes keperawanan mereka. Dalam tradisi suku ini, menjaga keperawanan sebelum menikah adalah hal sakral.

Suku Zulu saat ini memiliki sekitar 11-12 juta orang, sebagian besar tinggal di provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan bagian tenggara.

Di masa-masa paling gemilang mereka, mereka bahkan mendirikan Kerajaan Zulu, dikutip eva.vn, Minggu (8/11/2020).

Sebagian besar masyarakat suku ini beragama Kristen dan memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan.

Menurut bahasa setempat, Zulu juga berarti "surga".

Baca: Kisah Miyabi Bintang Film Dewasa, Makin Cantik di Usia 34: Akui Sudah Tak Perawan di Usia 13 Tahun

Masyarakat Zulu sering tinggal di rumah sederhana dengan eksterior terbuat dari daun rerumputan dan alang-alang serta lantainya terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran sapi.

Kehidupan mereka masih sangat primitif, hampir terpisah dari dunia luar, mandiri, terutama bertani dan beternak.

Bagi masyarakat Zulu, ternak adalah aset terpenting.

Seorang pria dianggap kaya karena memiliki kawanan ternak yang besar dan kuat.

tes keperawanan 002
Upacara pernikahan sepasang pengantin dari Suku Zulu di Afrika Selatan. Pria suku Zulu bisa menikahi banyak wanita Suku Zulu asalkan ia mampu membayar mahar berupa selusinan hewan ternak.

Laki-laki juga bisa menukar ternaknya dengan daging, susu atau menikah.

Seperti banyak suku di dunia, masyarakat Zulu tetap berpoligami, sehingga nasib perempuan selalu direndahkan.

Wanita tidak memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan, selalu diperlakukan seperti pembantu, dipukuli oleh suaminya, dan harus berbagi suami dengan banyak istri lain.

Selain itu, perempuan Zulu juga harus mengikuti serangkaian aturan ketat.

Wanita yang belum menikah di Zulu tidak diperbolehkan memakai kemeja.

Baca: Viral Video Pengantin Wanita Kesurupan saat Resepsi Pernikahan, Keluarga Sebut Syarat Tradisi Kurang

Mereka hanya membungkus kain untuk menutupi bagian bawah, dan memakai perhiasan warna-warni di leher, rok, dan lengan untuk kecantikan.





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved