Update Pilpres AS 2020: Seorang Astrolog di India Prediksi Donald Trump Bakal Menang Pemilu

Prediksinya kemudian diunggah oleh seorang pengusaha asal India bernama Anand Mahindra.


zoom-inlihat foto
melania-trump-ok-003.jpg
MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump mengangkat kepal tinjunya saat ia bersama Ibu Negara AS Melania Trump.


"“Kami adalah rakyat, dan kami memiliki kekuatan. Jadi pertanyaan yang saya ajukan kepada Anda hari ini adalah, 'Janji apa yang Anda pegang hari ini?' ”

Sembari mengelilingi dedaunan kuning yang dibentuk lingkaran, para peserta menuliskan kata-kata aspiratif tentang 'perdamaian', 'kebebasan', 'kesetaraan', dan 'cinta'.

Baca: Masyarakat Papua Tak Percaya Covid-19, Petugas Diancam dan Dilempari Batu

FOTO: Seorang warga mengendarai sepeda motor melewati gambar baliho calon wakil presiden dari Partai Demokrat AS, Kamala Harris, di desa leluhurnya Thulasendrapuram di negara bagian Tamil Nadu di selatan India pada 3 November 2020.
FOTO: Seorang warga mengendarai sepeda motor melewati gambar baliho calon wakil presiden dari Partai Demokrat AS, Kamala Harris, di desa leluhurnya Thulasendrapuram di negara bagian Tamil Nadu di selatan India pada 3 November 2020. (Arun SANKAR / AFP)

Baca: Viral Warung Makan Gratis untuk Masyarakat yang Membutuhkan, Pengunjung Bisa Bayar Seikhlasnya

'Saya datang ke sini karena Tuhan kami tidak ada di Washington D.C", kata Keen Berger, 78, anggota Judson Memorial.

"Ada yang lebih besar daripada hasil ini, yakni harapan dan doa kita semua", lanjutnya.

Sementara itu, perwakilan agama Islam yaitu Imam Khalid Latif dari Islamic Center New York University memimpin doa untuk peserta.

Kemudian disusul doa dari Pendeta Chris Long.

Sebagai informasi, kegiatan ini pertama kali diadakan empat tahun lalu setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden.

Baca: Pengunjung Umbul Ponggok Membludak hingga 900 Pengunjung, Petugas Positif Covid-19

Ilustrasi ibadah umat beragama 67
FOTO: Ilustrasi ibadah umat beragama

Baca: 6 Penyakit Ini Lebih Banyak Menjangkit Perempuan daripada Laki-Laki

Koalisi antar-umat beragama ini dilakukan tidak hanya untuk pemilu, tetapi atas ketidakadilan rasial dan masalah pandemi Covid-19 yang kasusnya melonjak di seluruh AS.

Beranggotakan 20 orang, kelompok ini juga menayangkan kegiatannya secara daring / online melalui Zoom dan media sosial bagi mereka yang ingin menyaksikan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved