Ketua Komisi X DPR RI Sebut Sekolah Tatap Muka Dibuka Pertengahan Tahun 2021

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda sebut sekolah tatap muka mulai berlaku pertengahan 2021, sejalan dengan program vaksinasi pemerintah.


zoom-inlihat foto
sd-newnorma.jpg
Tribunnews.com
Ilustrasi new normal di sekolah. Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sekolah normal seperti biasa direncakan akan diberlakukan pada pertengahan tahun 2021.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda yang membidangi pendidikan menuturkan, sekolah diharap menyiapkan sejak sekarang.

Pembahasan kembali pembukaan sekolah tersebut disampaikan oleh Syaiful Huda dalam acara workshop pendidikan di Hotel Horison Kota Sukabumi yang dihadiri para pendidik dan kepala sekolah se-kota Sukabumi, Selasa (3/11/2020).

“Pertengahan tahun depan lah, sekolah-sekolah mulai full belajar tatap muka. Masing-masing sekolah sudah menyiapkan diri dari sekarang," katanya.

Rencana sekolah tatap muka pada pertengahan 2021 sejalan dengan perkembangan pandemi, di mana langkah pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi sudah mulai dilakukan secara masif oleh pemerintah.

Di sisi lain, kata Huda, pihaknya sudah menyerap beberapa masukan, sekiranya kebijakan apa saja yang sudah dan belum terimplementasi dengan baik dari Kemendikbud RI selama masa pandemi ini.

“Tadi saya sudah mendapat beberapa jawaban, PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) di sini rata rata yang terlaksana tidak lebih dari 40 persen,” ujar Huda.

Artinya, lanjut dia, butuh beberapa alternatif kebijakan yang bersifat terobosan guna menyempurnakan implementasi keijakan yang diterapkan dengan pola pembelajaran jarak jauh secara daring selama ini.

Baca: 3 Sekolah di Solo Ditunjuk Sebagai Contoh Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi November Mendatang

Baca: Bupati Madiun Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19 untuk SMA/Sederajat

“Berarti butuh kebijakan-kebijakan terobosan supaya bisa menggenapi PJJ yang 60 persennya, gimana caranya. Tadi sudah ada beberapa solusi, di antaranya guru-guru keliling, terus perlu pengadaan smartphone karena tidak cukup dengan kuota, dan seterusnya,” ujar anggota Fraksi PKB DPR RI ini.

Untuk implementasi kurikulum pendidikan, lanjut dia, sudah ditegaskan sejak awal bahwa selama masa pandemi ini sekolah-sekolah cukup menggunakan kurikulum adaptasi saja, sesuai dengan arahan dari Kemendikbud.

“Jangan mengejar target pelaksanaan kurikulum seperti biasa sampai 100 persen,” tegasnya.

Kurikulum adaptasi sendiri, terang Huda, adalah kurikulum pendidikan 2013 yang sudah disederhanakan oleh Kemendikbud.

Penyederhanaannya mulai dari materi, waktu, konten pelajaran, dan lainnya yang sudah disederhankan menjadi lebih simpel dan praktis.

Pasalnya hal itu dinilai tidak membenani siswa termasuk tenaga pendidik sendiri di tengah pandemi Covid-19.

“Kalau hari ini masih ada sekolah yang menggunakan kurikulum penuh yang 2013 itu, saya minta segera dihentikan karena ini akan menimbulkan anak-anak stres,"

Ia pun memberikan contoh kasus banyak anak bunuh diri karena padatnya kurikulum yang mengharuskan sang siswa belajar sendiri.

"Kasus di beberapa tempat, ada siswa bunuh diri, itu betul karena kurikulumnya terlalu padat. Karena itu kita minnta gunakan kurikulum ini (adaptasi) saja,” kata Huda.

ILUSTRASI Pembelajaran Jarak Jauh - Christabel, siswa SDK Penabur, Duren Sawit, mengerjakan tugas sekolah di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). Ia menggunakan situs Google Classroom untuk menerima pelajaran dari gurunya yang juga mengajar dari rumah saat terjadinya wabah Covid-19.
ILUSTRASI Pembelajaran Jarak Jauh - Christabel, siswa SDK Penabur, Duren Sawit, mengerjakan tugas sekolah di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). Ia menggunakan situs Google Classroom untuk menerima pelajaran dari gurunya yang juga mengajar dari rumah saat terjadinya wabah Covid-19. (Warta Kota/Alex Suban)

Siswa bunuh diri diduga stres belajar daring

Warga Dusun Bontotene, Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan ditemukannya mayat MI (16), pelajar kelas 2 SMA terbujur kaku di bawah tempat tidurnya pada Sabtu, (17/10/2020) 08.30 Wita.

Jasad MI pertama kali ditemukan adiknya, IR (8) yang kemudian memanggil pertolongan lantaran saat peristiwa berlangsung kedua orangtua korban tengah berada di kebun.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pria (2017)

    Pria adalah sebuah film drama pendek Indonesia yang
  • Drama Korea - The Art

    Drama The Art of Sarah dibintangi oleh Shin
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved