Bupati Madiun Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19 untuk SMA/Sederajat

Untuk jumlah pelajar yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka, kata Kaji Mbing, maksimal 50 persen dari total siswa.


zoom-inlihat foto
sma-sukabudmo.jpg
Dokumen Disdik Jawa B
Simulasi belajar tatap muka di SMAN 4 Kota Sukabumi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembelajaran tatap muka setingkat SMA/sederajat hingga sekolah luar biasa nampaknya akan segera dibuka di Kabupaten Madiun.

Perubahan status Kabupaten Madiun yang kini menjadi zona kuning menjadi alasan bagi Bupati Madiun Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing memberikan izin KBM tatap muka untuk dibuka.

"Kabupaten Madiun sudah masuk zona kuning. Jadi, sesuai aturan boleh dilakukan pembelajaran tatap muka," kata Kaji Mbing, Rabu (14/10/2020).

Untuk jumlah pelajar yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka, kata Kaji Mbing, maksimal 50 persen dari total siswa.

Dia menyebut, terdapat 18 sekolah negeri untuk jenjang SMA/SMK dan dua SLB.

Baca: Kemendikbud Beri Bantuan Kuota untuk Pembelajaran Jarak Jauh, Ada Kuota Umum dan Kuota Belajar

Sedangkan secara keseluruhan sekolah yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka ada 64 sekolah.

Kaji Mbing menuturkan, selama pandemi Covid-19 seluruh sekolah melaksanakan pembelajaran secara virtual. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Madiun, Supardi terpisah menyatakan, Pemkab Madiun telah memberikan izin secara resmi untuk sekolah SMA sederajat menyelenggarakan KBM tatap muka.

Dengan demikian kegiatan KBM tatap muka sudah bisa dilaksanakan di Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami.
Bupati Madiun, Ahmad Dawami. (Rahadian Bagus/Surya)

Jemput paksa santri positif Covid-19

Bupati Madiun Ahmad Dawami terpaksa menjemput paksa seorang santri yang dinyatakan positif virus corona di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kamis (14/5/2020).











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved