Warga Solo Meninggal saat Karantina Mandiri, Diduga Tertular dari Anak yang Positif Covid-19

Warga Jebres, Solo, W (73) meninggal dunia saat lakukan isolasi mandiri setelah anaknya, S, meninggal akibat Covid-19 di rumah sakit.


zoom-inlihat foto
seorang-tenaga-medis-memakai-masker.jpg
EZEQUIEL BECERRA / AFP
Seorang petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) untuk melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19.


Ning menuturkan, sebenarnya tidak semuanya bisa dibebankan kepada pemerintah.

"Tetapi kita mengaktifkan kegiatan Jogo Tonggo atau sengkuyung warga," ucapnya.

Baca: Ibu Hamil Ditolak Melahirkan di 4 Rumah Sakit Gara-gara Hasil Rapid Test Positif Covid-19

Baca: Gegara Tersinggung, Dua Pasien Covid-19 Saling Adu Jotos di Bangka Belitung

Dia meminta, kalau ada yang dikarantina, masyarakat diminta untuk memberikan support terhadap warga yang melaksanakan karantina mandiri.

"Support tidak hanya logistik ya, tetapi juga termasuk support mental dan mengawasi, bahwa keluarga tersebut benar-benar karantina mandiri," tuturnya.

Dengan adanya hal itu, sehingga, lanjutnya, kasus ini bisa diputus mata rantai penularannya.

"Ini kasus pertama yang menolak swab. Dengan kontak erat, kontak dekat ya baru ini," tandasnya.

Kepada seluruh pembaca, selalu terapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJateng.com/Muhammad Sholekan)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Warga Jebres Solo Meninggal saat Karantina Mandiri, Kadinkes: Korban Menolak Tes Swab





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved