Copet Nyamar Jadi Mahasiswa saat Demo Tolak Omnibus Law, Ngaku Dapat Almamater

Manfaatkan almamater milik mahasiswa, pencopet lancarkan aksinya saat demo tolak Omnibus Law di Jakarta.


zoom-inlihat foto
ban-yang-dibakar-massa-seusai-demonstrasi-penolakan-omnibus-law-uu-cipta-kerja.jpg
Tribun Jakarta / Satrio Sarwo Trengginas
Ban yang dibakar massa seusai demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jalan MH Thamrin dekat bundaran Patung Kuda pada Selasa (20/10/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Demo yang digelar oleh mahasiswa dan buruh dalam rangka menolak UU Cipta Kerja, dijadikan kesempatan oleh sejumlah oknum.

Salah satu oknum pencopet mengaku sengaja ikuy demi untuk melakukan aksi pencurian.

Tris Hariyanto merupakan satu dari sekian pencopet yang berhasil ditangkap oleh kepolisian saat demo tolak Omnibus Law.

Tris menjalankan aksinya di dekat IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020) siang.

Kepolisian berhasil mengamankan Tris Hariyanto (27) saat mencuri dompet mahasiswa yang ikut unjuk rasa tersebut.

Saat diamankan di lokasi, pelaku pencurian ini mengenakan almamater hijau.

Ia pun mengaku dirinya adalah mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Saat ditanyai jurusan yang diambilnya, Tris menjawab ia mahasiswa seni budaya.

Baca: Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Kembali Digelar pada 2 November 2020, Bakal Dihadiri Ribuan Buruh

Baca: Tak Ingin Ada Pelajar yang Ikut Demo, Polda Metro Jaya Panggil Kepala Sekolah Se-Jabodetabek

"Jurusan apa kamu?" tanya polisi.

Namun, setelah beberapa menit interogasi, Tris Hariyanto mengaku sebagai warga Senen yang hendak mencopet di kerumunan unjuk rasa.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved