Kepala Disparbud Kota Bekasi Tedy Hafni menjelaskan pihaknya dalam peninjauan mencermati soal pelaksanaan protokol kesehatan, tak hanya di bioskop CGV, namun juga XXI.
"Jadi hari ini, kita sudah lakukan (peninjauan) di dua lokasi. Pertama di CGV dan tadi di XXI Summarecon," ucap Tedy saat ditemui di XXI Summarecon Bekasi, Bekasi Utara pada Jumat (23/10/2020).
Tedy beserta jajarannya melakukan pengecekan tak hanya di kawasan lobi bioskop saja, namun juga melakukan simulasi di dalam area studio.
"Yang paling utama tentunya kita evaluasi terkait protokol kesehatannya, mulai masuk sampai ke lokasi, sampai dengan pelaksanaan simulasi nonton bareng,"
Baca: Kabar Baik! Bioskop XXI di Kubu Raya Kalbar dan Sejumlah Kota Lain Sudah Buka Kembali Hari Ini
Baca: Alasan Bioskop di Jakarta Banyak yang Buka meski PSBB Ketat Sudah Berakhir
"Tadi juga sudah dilihat dari mulai masuk, kemudian kita lihat sarana pendukungnya, mulai dari toilet, penjualan tiket dan sebagainya," ucap Tedy.
Hasil pemantauan nantinya akan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk memberikan izin rekomendasi kepada 14 pengusaha bioskop di seputar Bekasi.
"Kunjungan di sini mudah-mudahan jadi bahan buat kami untuk selanjutnya lakukan rekomendasi pembukaan kembali bioskop di Bekasi,"
"Mudah-mudahan dengan bioskop dibuka lagi, akan lebih meningkatkan geliat ekonomi di Bekasi, tentu juga sebagai hiburan kepada masyarakat," ungkapnya.
Peninjauan akan dilakukan hingga hari Selasa (27/10/2020) mendatang sehingga ia memastikan bahwa bioskop CGV maupun XXI bisa dibuka selambat-lambatnya pada Rabu (28/10/2020) mendatang.
"Pemantauan sampai hari Selasa, kita tunggu kesiapan masing-masing bioskop. Tapi kalau XXI yang sudah disimulasi"
"mereka sudah siap, tergantung pelaku usahanya. Kami sudah izinkan paling tidak Rabu boleh buka," kata Tedy.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Wartakotalive.com/Rangga Baskoro)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Bioskop di Kota Bekasi Dibuka Kembali, Terapkan Pembatasan Pengunjung, Maksimal Terisi 50 Persen