Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Brazil Meninggal, Uji Coba Tetap Dilanjutkan

AstraZeneca menolak berkomentar, sedangkan Universitas Oxford mengonfirmasi bahwa uji klinis akan dilanjutkan.


zoom-inlihat foto
astrazeneca.jpg
PAUL ELLIS / AFP
Kantor perusahaan farmasi dan biofarmasi Inggris-Swedia, AstraZeneca, di Macclesfield, Cheshire, Inggris, pada Selasa, 21 Juli 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang relawan uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxfod meninggal.

Hal ini dikatakan oleh pihak berwenang kesehatan Brasil, Anvisa, pada Rabu (21/10/2020).

Dilansir dari Reuters, (22/10/2020), AstraZeneca menolak berkomentar, sedangkan Universitas Oxford mengonfirmasi bahwa uji klinis akan tetap dilanjutkan.

Oxford menyatakan "belum ada kekhawatiran tentang uji klinis tersebut" setelah dilakukan penilaian yang cermat.

Sumber yang didapatkan Reuters mengatakan uji klinis akan ditangguhkan apabila relawan yang meninggal itu telah menerima vaksin Covid-19, menunjukkan bahwa orang itu bagian dari kelompok kontrol yang diberikan vaksin meningitis.

Universitas Federal Sao Paulo, yang membantu mengoordinasi uji klinis tahap 3 di Brasil, mengatakan komite peninjau telah menyarankan uji coba dilanjutkan.

Baca: Rusia Siap Pasok 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sputnik V ke India

Markas perusahaan farmasi dan biofarmasi Astra Zeneca di Macclesfield, Cheshire, Inggris.
Markas perusahaan farmasi dan biofarmasi Astra Zeneca di Macclesfield, Cheshire, Inggris. (PAUL ELLIS / AFP)

Universitas tersebut mengonfirmasi bahwa relawan itu warga Brasil, tetapi tidak memberikan detail personal lebih lanjut.

"Semuanya berjalan seperti yang diharapkan, tanpa adanya laporan komplikasi serius terkait vaksin yang melibatkan relawan yang berpartisipasi," kata pihak universitas itu dalam sebuah penyataan, dikutip dari Reuters.

Juru bicara universitas itu mengatakan sejauh ini sudah ada 8.000 relawan (dari 10.000 yang direncanakan ikut dalam uji coba) yang direkrut dan diberikan dosis pertama di enam kota di Brasil.

Dia juga menyebut ada banyak relawan yang sudah menerima suntikan kedua.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved