Tanggapi Video Viral Bupati Blora Tak Pakai Masker, Ganjar: Kita Butuh Contoh, Butuh Teladan

Ganjar Pranowo sebut tindakan Bupati Blora bisa ditindak tegas oleh tim operasi yustisi jika memang melanggar protokol kesehatan Covid-19.


zoom-inlihat foto
bupati-blora-dangdutan-di-acara-hajatan.jpg
Dokumentasi Warga Blora
Tangkapan layar video Bupati Blora, Djoko Nugroho bernyanyi dan berjoget tanpa masker di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Senin (12/10/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video Bupati Blora Djoko Nugroho yang joget di hajatan tak memakai masker viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Djoko terlihat sedang bernyanyi dangdut bersama dengan seorang ASN wanita.

Saat bernyanyi di sebuah hajatan tersebut, Djoko terlihat tak mengindahkan protokol kesehatan karena tak memakai masker.

Saat dikonfirmasi, dirinya mengaku membawa masker dan memakainya.

Namun karena diminta bernyanyi, ia pun melepaskan maskernya.

Tak lama, video dirinya pun viral.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta secara tegas, seluruh kepala daerah di wilayahnya memberi contoh penerapan protokol kesehatan yang baik.

Baca: Viral Video Bupati Blora Joget Tanpa Masker di Acara Hajatan, Djoko Nugroho: Dilepas karena Nyanyi

Baca: Viral Video Calon Bupati Joget dengan Wanita Diiringi Lagu, Ngaku Pengamen bukan Penyanyi Dangdut

Hal ini dikemukakan Ganjar menyusul insiden Bupati Blora Djoko Nugroho berjoget dangdut dalam hajatan bersama beberapa orang.

Ironisnya, bupati dan orang-orang di sekitarnya tak mengenakan masker.

"Kita ini butuh contoh, butuh teladan, butuh narasi-narasi positif. Kalau para elite tidak berikan contoh ya rusak semuanya," tandas Ganjar, Rabu (14/10/2020).

Tim yustisi bisa bertindak

Bupati Blora sendiri telah mengakui bahwa dirinya memang bernyanyi dan berjoget dangdut di sebuah hajatan.

Kejadian itu terekam dalam video berdurasi 30 detik dan viral.

Dalam rekaman video, Djoko bahkan berduet dengan seorang ASN yang juga berpakaian dinas.

Mereka berdendang dan bergoyang di samping dua biduan.

Bupati dan orang-orang di sekitarnya, tidak mengenakan masker.

Terkait hal tersebut, Ganjar menyatakan tim operasi yustisi bisa menindak dugaan pelanggaran Djoko.

Baca: Viral Video Uang Rp 100 Ribu Berserakan di dalam Mobil Pendukung Paslon Pilkada Bupati di Mojokerto

Baca: Nekat Lumuri 3 Tenaga Medis dengan Kotoran Manusia, Istri Pasien Covid-19 di Surabaya Jadi Tersangka

Sebab, tim yustisi memang bertugas mengawal penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Tim operasi yustisi bisa menindak," tutur Ganjar.

Sebut tak bermasker karena menyanyi





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved