Viral Video Calon Bupati Joget dengan Wanita Diiringi Lagu, Ngaku Pengamen bukan Penyanyi Dangdut

Viral video calon bupati yang berjoget dengan wanita dengan diiringi lagu dangdut, ngakunya pengamen bukan biduan


zoom-inlihat foto
tangkapan-layar-video-viral-calon-bupati-sidoarjo-joget-dangdutkompascomachmad-faizal.jpg
KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL
Tangkapan layar video viral calon bupati Sidoarjo joget dangdut.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video calon bupati Sidoarjo berjoget dengan seorang wanita dengan diiringi lagu dangdut di dalam sebuah kerumunan di Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sontak saja calon bupati nomor urut satu, Bambang Harjo Sukartono, langsung jadi buah bibir netizen atas tindakan berjogetnya itu di tengah pandemi seperti ini.

Menanggapi video viral tersebut, pihak Bambang Harjo memberikan pembelaan.

Melalui Kepala Bidang Jaringan dan Hukum Tim Pemenangan Bambang Harjo - Taufiqulbar, Supriyono, buka suara pada Senin (12/10/2020).

Supriyono menampik jika acara tersebut merupakan kampanye dan ada unsur pengumpulan massa.

Baca: Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Donald Trump Langsung Terbang ke Florida untuk Lanjutkan Kampanye

Baca: Ingin Segera Kampanye, Donald Trump Sudah Tak Minum Obat Covid-19: Saya Kebal Virus Corona

Video calon bupati berjoget, kata Supriyono, merupakan rekaman saat Bambang sedang melakukan blusukan membagikan masker ke pasar malam Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, pada Rabu pekan lalu.

"Saat blusukan Pak Bambang juga membagikan 600 masker gratis kepada pengunjung pasar," kata Supriyono.

Tangkapan layar video viral calon bupati Sidoarjo joget dangdut.
Tangkapan layar video viral calon bupati Sidoarjo joget dangdut. (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL)

Pengamen Bukan Penyanyi Dangdut

Menyikapi video yang terlanjur viral tersebut, Supriono mengatakan, ada wanita penjual kosmetik yang ikut bergoyang bersama Bambang saat ada pengamen yang diberi uang calon bupati itu.

"Merasa kasihan, pengamen tersebut didekati dan diberi uang oleh Pak Bambang. Nyanyinya tambah semangat dan Pak Bambang diminta joget," ujar Supriyono.

Selanjutnya ada wanita penjual kosmetik yang datang menghampiri Bambang dan ikut bergoyang bersama.

Supriyono mencurigai jika video tersebut digoreng demi kepentingan.

"Jadi itu bukan penyanyi dangdut, saya curiga video ini digoreng untuk kepentingan kelompok lainnya," kata dia.

Supriyono juga mengaku siap jika sewaktu-waktu diminta klarifikasi oleh Bawaslu Sidoarjo.

Baca: Belum Benar-benar Pulih dari Covid-19, Donald Trump Sudah Tak Minum Obat, Ingin Segera Kampanye

Tangkapan layar video viral calon bupati Sidoarjo joget dangdut.
Tangkapan layar video viral calon bupati Sidoarjo joget dangdut. (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL)

Dilain sisi, panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Wonoayu juga sedang dimintai keterangan oleh Bawaslu Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Haidar Munjid, menjelaskan, pihaknya butuh klarifikasi atas kejadian di video tersebut.

"Kita perlu klarifikasi tentang kronologinya, aspek perizinan, dan sebaginya. Rapat umum, konser musik ditiadakan di masa kampanye pilkada tahun ini karena pandemi Covid-19," jelasnya," ungkap Haidar.

Seperti yang diketahui, PKPU 13 tahun 2020 menyebutkan konser musik untuk kampanye mutlak tidak diperbolehkan saat masa pandemi.

TERPISAH, Viral Video Bupati Blora Joget Tanpa Masker di Acara Hajatan, Djoko Nugroho: Dilepas karena Nyanyi

Tangkapan layar video Bupati Blora, Djoko Nugroho bernyanyi dan berjoget tanpa masker di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Senin (12/10/2020).
Tangkapan layar video Bupati Blora, Djoko Nugroho bernyanyi dan berjoget tanpa masker di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Senin (12/10/2020). (Dokumentasi Warga Blora)

Bupati Blora Djoko Nugroho membantah dirinya tak memakai masker saat datang ke sebuah acara hajatan.

Ia mengaku saat itu maskernya dilepas karena diminta bernyanyi.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved