Nekat Lumuri 3 Tenaga Medis dengan Kotoran Manusia, Istri Pasien Covid-19 di Surabaya Jadi Tersangka

N ditetapkan menjadi tersangka karena perbuatannya yang melumuri 3 orang tenaga medis dengan kotoran manusia.


zoom-inlihat foto
tenaga-kesehatan-sebuah-puskesmas-dilumuri-kotoran.jpg
Foto: humas pemkot surabaya
Foto tenaga kesehatan sebuah puskesmas di Surbaya memakai APD lengkap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari keluarga pasien.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang istri pasien covid-19 berinisial N (50) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya.

N ditetapkan menjadi tersangka karena perbuatannya yang melumuri 3 orang tenaga medis dengan kotoran manusia.

“Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 14 ayat UU 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Kemudian pasal 212 KUHP tentang Perlawaan Terhadap Petugas," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, dikutip dari Kompas TV, Rabu (14/10/2020).

Penetapan N sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh saksi, yaitu tenaga medis dan pihak terlapor.

Baca: Draf UU Cipta Kerja Telah Diserahkan ke Presiden Jokowi, Pemerintah Mulai Susun Aturan Turunan

Baca: Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi Resmi Ditahan Bareskrim Polri Terkait Kasus Djoko Tjandra

Foto tenaga kesehatan sebuah puskesmas di Surbaya memakai APD lengkap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari keluarga pasien.
Foto tenaga kesehatan sebuah puskesmas di Surbaya memakai APD lengkap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari keluarga pasien. (Foto: humas pemkot surabaya)

Pihak kepolisian akan memanggil N untuk dimintai keterangan terkait statusnya sebagai tersangka.

Seperti diberitakan, beberapa tenaga kesehatan dilumuri kotoran oleh salah satu anggota keluarga dari pasien Covid-19 yang hendak dijemput petugas dari Rusun Bandarejo, Kecamatan Sememi, Surabaya, Selasa (29/9/2020).

Kejadian ini bermula saat Pemkot Surabaya menggelar swab tes di rusun tersebut pada 23 September 2020.

Kemudian hasilnya keluar 28 September 2020.

Petugas Puskesmas melakukan tracing atau pelacakan kepada pasien dengan inisial Mr X.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved