Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penjelajah berkebangsaan Italia, Christopher Columbus, mendarat di Kepulauan Bahama, Amerika, pada 12 Oktober 1492.
Christopher Columbus kemudian mengibarkan bendera pendukung pelayarannya, yakni Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dari Spanyol, di tempat itu.
Dia dan krunya meneruskan perjalanan dan sampai di Kuba (yang disangkanya Tiongkok) dan Hispaniola (yang disangkanya Jepang)
Karena menyangka telah mendarat di Asia, Columbus memutuskan kembali ke Spanyol tahun berikutnya.
Hari pendaratan Columbus di Amerika, 12 Oktober, kemudian diperingati sebagai Columbus Day.[1]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 12 Oktober 1928: Manusia Mulai Menggunakan Paru-Paru Besi
Sekilas Columbus #
Christopher Columbus lahir pada 1451 di Republik Genoa, sekarang Italia.
Ketika berumur sekitar 20 tahun, dia pindah ke Lisbon, Portugal, kemudian pindah lagi ke Spanyol.
Pelayaran pertamanya ke Samudra Atlantik terjadi pada tahun 1476 dan hampir membunuhnya karena diserang privateer Prancis.
Ketika tinggal di Lisbon, dia menikahi Felipe Perestrello dan memiliki putra bernama Diego yang lahir tahun 1480.
Setelah pindah ke Spanyol, Columbus mengikuti berbagai ekspedisi ke Afrika dan mempunyai pengetahuan tentang arus Atlantik.[2]
Pencarian jalur ke Timur Jauh #
Kepulauan di sekitar Tiongkok dan India, terkenal dengan rempah-rempah dan emasnya sehingga menjadi tujuan banyak bangsa Eropa.
Namun, dominasi Muslim di rute perdagangan di Timur Tengah membuat perjalanan ke timur susah.
Columbus merancang rute berlayar ke barat melewati Atlantik agar dapat menuju Asia dengan aman.
Dia memperkirakan Bumi berbentuk bola dan jarak antara Kepulauan Canary dan Jepang adalah 2.300 mil.
Sayangnya, banyak ahli kelautan yang tidak menyetujuinya karena jarak kedua tempat itu sebenarnya sangat jauh,
Meski demikian, dia tetap berniat berlayar ke barat.
Dia mengusulkan pelayaran tiga kepal kepada Raja Portugis, Geno, dan Venice, tetapi ditolak.
Columbus kemudian mengajukan proposal ke penguasa Spanyol, Isabella dari Castille dan Ferdinand dari Aragon.
Meski awalnya menolak, mereka akhirnya menyetujui setelah Granada yang dikuasai Muslim jatuh pada Januari 1492.[3]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1446: Alfabet Korea, Hangul, Diluncurkan oleh Raja Sejong
Mendarat di Bahama #
Columbus memakai tiga kapal bernama Nina, Pinta, dan Santa Maria.
Dia bertolak dari Palos, Spanyo, pada 3 Agustus 1492.
Awalnya, mereka memilih berlayar dulu ke selatan ke Kepulauan Canary karena ada angin barat di Azores.
Setelah sebulan di Canary, mereka bertolak dari Sebastián de la Gomera pada 6 September.
Dalam beberapa kesempatan pada September dan awal Oktober mereka melihat adanya tanaman yang terpaung di air dan beragam burung.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1780: Badai Dahsyat Menyerang Kepulauan Karibia, Tewaskan 27.000
Ini menunjukkan bahwa ada daratan tidak jauh dari kapal mereka.
Namun, pada 10 Oktober, kru mulai kehilangan kesabaran dan mengeluh karena gagal mendarat.
Dua hari kemudian, terlihat pulau dari Pinta dan mereka berhasil mendarat di sana.
Pulau itu sekarang bernama Guanahani dan berada di Kepulauan Bahama, di sekitar Benua Amerika.
Columbus kemudian mengibarkan bendera kerajaan Spanyol di tempat itu.[4]
Mereka bertemu para pribumi yang bersedia bertukar beberapa barang.
Columbus dan krunya meneruskan perjalanan dan sampai di Kuba (yang disangkanya Tiongkok) dan Hispaniola (yang disangkanya Jepang).
Salah satu kapal, Santa Maria, rusak dan krunya membuat permukiman Villa de la Navidad.
Ada 36 orang yang tetap tinggal di sana.
Karena menyangka telah sampai ke Asia, dia memutuskan kembali ke Spanyol pada 1493 dan diterima dengan hangat.[5]
(Tribunnewswiki/Tyo)
| Peristiwa | Columbus mendarat di Bahama |
|---|
| Pada | 12 Oktober 1492 |
|---|
Sumber :
1. www.loc.gov
2. www.biography.com
3. www.britannica.com