Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1446: Alfabet Korea, Hangul, Diluncurkan oleh Raja Sejong

Hangul disebut sebagai salah satu alfabet paling efisien di dunia


zoom-inlihat foto
alfabet-korea-hangul.jpg
Wikimedia Commons
Alfabet Korea Hangul

Hangul disebut sebagai salah satu alfabet paling efisien di dunia




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alfabet Korea, Hangul atau Hangeul, diluncurkan oleh Raja Sejong pada 9 Oktober 1446.[1]

Sistem Hangul, yang dikenal sebagai Choson muntcha di Korea Utara, terdiri dari 24 huruf (awalnya 28), yakni 14 konsonan dan 10 vokal.

Hangul diciptakan untuk mempermudah rakyat Korea membaca dan menulis serta meningkatkan angka melek huruf.

Sebelum Hangul diluncurkan, orang Korea menggunakan aksara China yang rumit dan susah dipahami oleh orang biasa.

Hangul dianggap sebagai salah satu alfabet paling efisien di dunia dan dipuji oleh para pakar bahasa.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 Oktober 1780: Badai Dahsyat Menyerang Kepulauan Karibia, Tewaskan 27.000

Patung perunggu Raja Sejong
Patung perunggu Raja Sejong (Wikimedia Commons)

  • Masalah aksara


Sebelum tahun 1446 orang Korea tidak memiliki sistem penulisan milik mereka sendiri.

Para elite berpendidikan menulis menggunakan Hanja, aksara China klasik untuk mencatat makna (bukan bunyi) ucapan orang Korea.

Namun, Hanja tidak cocok dengan bahasa Korea yang memiliki tata bahasa kompleks.

Para sarjana terkemuka pada abad ke-7 mencoba mengatasi masalah ini dengan menggunakan aksara Idu, yakni gabungan Hanja dengan tanda gramatika khusus.

Namun, hanya beberapa orang dengan pendidikan Konfusianisme yang dapat memahaminya.

Pada tahun 1443 Raja Sejong mengatakan bahwa menggunakan aksara China untuk bahasa Korea benara-benar tidak cocok.[3]

Selain itu, dia juga ingin menaikkan angka melek huruf rakyatnya.

Karena keterbatasan sistem penulisan, rakyat biasa hanya bisa menyampaikan keluhan secara lisan.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin yang revolusioner dan berdedikasi pada identitas nasional dan kemandirian kebudayaan, dia segera mencari solusi.

Dia membayangkan seperangkat alfabet khas Korea yang mudah dipelajari dan bisa digunakan oleh rakyat biasa.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 8 Oktober 1769: Penjelajah Inggris James Cook Mendarat di Selandia Baru

  • Hangul diluncurkan


Solusi dari masalah itu adalah aksara atau alfabet yang disebut Hunmin Jeongeum atau Hangul.

Hangul diluncurkan pada 9 Oktober 1446 oleh Sejong dan menjadi sistem penulisan resmi di Korea.[5]

Sistem ini sangat mudah dan Sejong bahkan mengatakan, "Orang bijak dapat memahaminya sebelum pagi berakhir; orang bodoh dapat mempelajarinya dalam waktu sepuluh sehari."[6]

Hangul memiliki 24 huruf (awalnya 28), terdiri dari 14 konsonan dan 10 vokal.

Konsonan dibentuk dengan garis lengkung atau miring, sedangkan vokal dibentuk dengan garis lurus vertikal atau horizontal bersama dengan garis pendek di kedua garis utama.[7]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 7 Oktober: Kertas Karbon Dipatenkan, Awalnya Diciptakan untuk Tunanetra

  • Penolakan


Hangul sangat sukses dalam memperluas literasi pada kalangan berpendidikan rendah dan perempuan.

Namun, beberapa sarjana dan elite menganggapnya sebagai ancaman terhadap status spesial mereka.

Mereka merasa aksara China adalah satu-satunya sistem penulisan yang sah.

Bahkan, Hangul sempat dilarang oleh Raja Yeonsan-gun setelah ada rakyat biasa ada yang membuat poster dengan tulisan Hangul yang berisi ejekan kepadanya.

Namun, setelah dia meninggal, Hangul kembali digunakan dan sering dicampur dengan beberapa aksara China.

Hangul juga pernah dilarang di Korea saat negara itu diduduki Jepang.

Saat itu Jepang berusaha membuat bahasa Jepang sebagai bahasa remsi.

Setelah perang berakhir, Hangul kembali menjadi alfabet resmi dan juga dikombinasikan dengan aksara China.

Namun, mulai tahun 1980-an penggunaan aksara China sudah jauh berkurang dan mayoritas hanya ditemukan pada dokumen ilmiah.[8]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 7 Oktober 1959: Pertama Kalinya Umat Manusia Melihat Sisi Gelap Bulan

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Hangul diluncurkan
Pada 9 Oktober 1446
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved