Xanthelasma

Xanthelasma merupakan suatu kondisi munculnya bercak berwarna kekuningan di sudut antara kelopak mata dan puncak hidung.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penyakit-mata-akibat-iritasi.jpg
alodokter.com
Ilustrasi penyakit mata

Xanthelasma merupakan suatu kondisi munculnya bercak berwarna kekuningan di sudut antara kelopak mata dan puncak hidung.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Xanthelasma adalah plak kekuningan akibat gumpalan lemak yang muncul di kelopak mata.

Plak kekuningan ini muncul di bagian sudut mata (canthus) dalam yang dekat dengan hidung, baik di kelopak mata atas maupun bawah.

Xanthelasma berbentuk seperti gumpalan lembut, agak padat, atau seperti bintik bulat dengan posisi simetris di kedua kelopak mata.

Gangguan pada kelopak mata ini paling sering terjadi pada wanita berusia 30-50 tahun dan pada penderita kolesterol tinggi.

Munculnya bercak endapan lemak berwarna kekuningan di sudut antara kelopak mata dan puncak hidung sebenarnya tidak berbahaya.

Tetapi pada kasus yang jarang terjadi dapat menjadi indikator kemungkinan penyakit jantung. (1)

Baca: Uveitis

Baca: Blefaritis

  • Penyebab


Sebagian orang dapat mengalami xanthelasma jika memiliki kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.

Namun, ada juga orang yang kadar kolesterolnya normal tetapi tetap memiliki xanthelasma.

Penderita xanthelasma biasanya berusia 30 tahun ke atas.

Meskipun bisa terjadi pada siapa saja, xanthelasma lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria.

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko xanthelasma, yaitu:

Koleasma disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Tingginya low-density lipoproteins/LDL (kolesterol “jahat”) atau rendahnya high-density lipoproteins/ HDL (kolesterol “baik”)
  • Kolesterol tinggi yang diturunkan dalam keluarga (hiperkolesterolemia familial)
  • Sirosis hati primer (kerusakan hati kronis yang ditandai dengan jaringan parut dalam hati) yang dapat meningkatkan kadar kolesterol
  • Minum alkohol berlebihan

  • Pola makan tinggi lemak

  • Mengonsumsi obat yang dapat meningkatkan kolesterol, yaitu kortikosteroid atau obat untuk penyakit epilepsi

  • Hipotiroidisme

  • Diabetes

  • Obesitas

  • Xanthel (2)

  • Gejala


Xanthelasma ditandai dengan kemunculan benjolan atau plak berwarna kuning pada kelopak mata di area sudut mata bagian dalam, baik di kelopak mata atas maupun bawah serta pada mata kanan dan kiri.

Gumpalan yang terjadi pada salah satu mata dapat bertambah seiring berjalannya waktu, kemudian menyatu dan menjadi permanen dengan bentuk seperti setengah sayap kupu-kupu.

Untuk mendeteksi penyakit ini, biasanya dokter mata dapat mendiagnosis xanthelasma secara visual dengan memeriksa kulit di sekitar mata Anda.

Dokter mata mungkin akan melakukan pemeriksaan tingkat kadar lemaknya dengan melakukan pengambilan darah dan kemudian mengirim darah ke laboratorium untuk diuji. (3)

Baca: Rabun Dekat

Baca: Astigmatisme

  • Pengobatan


Cara mengatasi xanthelasma antara lain dengan melalui prosedur bedah beku (biasa disebut cryosurgery), laser, operasi, atau prosedur dengan jarum listrik (biasa disebut electrodesiccation).

Agar bercak lemaknya tidak semakin meluas, dapat juga dibantu dengan obat-obatan.

Pada umumnya xanthelasma tidak berbahaya.

Oleh karena itu, sebenarnya tidak perlu diobati jika kondisi ini tidak mengganggu penderitanya.

Namun jika xanthelasma dirasa mengganggu dan berpotensi menimbulkan komplikasi, dokter dapat melakukan beberapa pilihan pengobatan berikut untuk menanganinya:

  • Krioterapi, yaitu terapi dengan nitrogen cair untuk membekukan xanthelasma agar mudah diangkat.
  • Operasi dengan pisau bedah, untuk mengangkat xanthelasma.
  • Radiofrequency advanced electrolysis, untuk mengurangi atau mengeliminasi xanthelasma dengan pancaran radiasi.
  • Electrodessication, dengan menggunakan jarum yang dialiri listrik untuk mengeringkan jaringan.
  • Chemical peeling, dengan menggunakan larutan kimia untuk menghilangkan xanthelasma.
  • Penggunaan obat-obatan, seperti rosuvastatin, lovastatin, dan simvastatin, untuk mengatasi kolesterol tinggi sekaligus mencegah pertumbuhan xanthelasma.

Perlu diketahui, xanthelasma dapat muncul kembali apabila kolesterol penderita tidak menurun.

Oleh karena itu, penderita perlu menurunkan atau menjaga kadar kolesterolnya agar tetap normal dengan cara-cara berikut:

  • Mengurangi minuman beralkohol.
  • Menjaga agar berat badan berada pada kisaran yang ideal.
  • Berolahraga 30 menit per hari.
  • Kurangi makanan dan minuman yang mengandung lemah jenuh. (4)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Xanthelasma
Jenis Penyakit Penyakit Mata
Gejala atau Ciri Munculnya bercak kuning di sekitar mata
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.sehatq.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved