Astigmatisme

Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh cacat pada lengkungan lensa atau kornea


zoom-inlihat foto
astigmatisme.jpg
hallodoc
Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh cacat pada lengkungan lensa atau kornea

Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh cacat pada lengkungan lensa atau kornea




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh cacat pada lengkungan lensa atau kornea.

Kondisi ini dapat mengakibatkan pandangan menjadi terdistorsi atau kabur.

Astigmatisme umumnya muncul saat lahir, tetapi bisa juga disebabkan oleh cedera yang dialami oleh mata di kemudian hari atau sebagai komplikasi dari operasi mata.

Ketajaman penglihatan pada berbagai jangkauan jarak akan berkurang.

Ilustrasi Kacamata. Astigmatisme umumnya muncul saat lahir, tetapi bisa juga disebabkan oleh cedera yang dialami oleh mata di kemudian hari atau sebagai komplikasi dari operasi mata.
Ilustrasi Kacamata. Astigmatisme umumnya muncul saat lahir, tetapi bisa juga disebabkan oleh cedera yang dialami oleh mata di kemudian hari atau sebagai komplikasi dari operasi mata. ((Bebenjy))

Hal tersebut dapat dialami oleh pengidap rabun jauh atau disebut juga miopia dan rabun dekat atau disebut hioermetropi. 

Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, astigmatisme dapat menimbulkan sakit kepala dan mata lelah, apalagi jika menggunakan mata dalam waktu yang lama.

Baca: Hiperhidrosis

  • Penyebab


Astigmatisme disebabkan oleh lensa atau kornea yang tidak mulus, sehingga mengakibatkan cahaya yang masuk ke mata jadi tidak fokus saat diteruskan ke retina.

Oleh sebab itu, pandangan yang dihasilkan mata menjadi buram.

Berdasarkan penyebabnya, astigmatisme dibedakan menjadi dua jenis:

  • Astigmatisme yang disebabkan oleh cacat pada kornea mata disebut astigmatisme korneal.
  • Astigmatisme yang disebabkan oleh cacat pada lensa mata disebut astigmatisme lentikular.

Berdasarkan jenis kerusakannya:

 

 

  • Astigmatisme regular adalah ketika satu sisi kornea mata lebih melengkung dari sisi lainnya. Kondisi ini adalah kondisi yang umum ditemui dan dapat diobati dengan bantuan kacamata atau lensa mata.
  • Astigmatisme irregular adalah ketika kornea mata tidak rata tidak hanya di satu sisi, tetapi di seluruh permukaan kornea. Kondisi ini terjadi karena adanya cedera yang meninggalkan luka pada kornea. Kondisi ini bisa diobati dengan menggunakan bantuan lensa mata dan bukan dengan kacamata.

  • Gejala


Astigmatisme dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pengidapnya.

Beberapa gejalanya astigmatisme, yaitu:

  • Pandangan yang samar atau tidak fokus.
  • Pusing.
  • Mata lelah.
  • Sensitif terhadap sorotan cahaya (fotofobia).
  • Kesulitan membedakan warna-warna yang letaknya bersebelahan.
  • Kesulitan melihat gambar secara utuh, misalnya garis lurus yang tampak miring.
  • Pada astigmatisme parah, pengidap dapat mengalami penglihatan ganda

  • Pengobatan


Pada astigmatisme, pengobatan ditujukan untuk memperbaiki kualitas penglihatan dengan menggunakan kacamata, lensa mata, atau melalui prosedur bedah mata menggunakan sinar laser.

Pemberian pengobatan diberikan berdasarkan jenis astigmatisme, yaitu regular dan irregular.

Lensa korektif berguna untuk membuat cahaya fokus saat menyentuh korena mata pengidap astigmatisme yang memiliki permukaan atau lengkungan tidak rata.

Astigmatisme disebabkan oleh lensa atau kornea yang tidak mulus
Astigmatisme disebabkan oleh lensa atau kornea yang tidak mulus

Oleh karena itu, cahaya yang masuk ke dalam mata dapat jatuh tepat di retina. Lensa korektif dalam bentuk kacamata atau lensa mata dapat digunakan untuk pengidap astigmatisme.

Di samping itu, bantuan sinar laser pada pegobatan astigmatisme berguna untuk memperbaiki jaringan pada kornea mata yang tidak melengkung seperti seharusnya.

Jaringan sel terluar yang ada pada permukaan kornea akan diangkat terlebih dulu sebelum sinar laser digunakan untuk mengubah bentuk kornea dan memulihkan kemampuan mata memfokuskan cahaya.

Prosedur ini umumnya membutuhkan waktu paling lama setengah jam.

Selanjutnya kornea dijaga untuk dipulihkan kondisinya.

Beberapa jenis prosedur operasi yang menggunakan bantuan laser untuk.

LASIK (laser-assisted in situkeratomileusis), LASEK (laser sub-epithelial keratomileusis) dan fotorefraktif keraktektomi (PRK) merupakan beberapa jenis prosedur operasi yang menggunakan bantuan laser untuk pengobatan astigmatisme.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Nama Penyakit Astigmatisme
Gejala Gangguan penglihatan
Penyebab Cacat pada lengkungan lensa atau kornea
   


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas
Baca Juga






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved