Uveitis

Uveitis merupakan peradangan yang terjadi pada uvea atau lapisan tengah matayang ditandai dengan satu atau kedua mata terlihat sangat merah karena pada uvea banyak pembuluh darah.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mata-merah.jpg
depositphotos
Ilustrasi mata merah

Uveitis merupakan peradangan yang terjadi pada uvea atau lapisan tengah matayang ditandai dengan satu atau kedua mata terlihat sangat merah karena pada uvea banyak pembuluh darah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Uveitis merupakan penyakit radang mata yang mengenai lapisan tengah jaringan pada dinding mata (uvea).

Penyakit ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata.

Biasanya penyakit ini terjadi pada orang dewasa, yang berusia antara 20-50 tahun.

Meski demikian, penyakit ini mungkin saja terjadi pada anak-anak.

Gejala uveitis antara lain mata berwarna kemerahan, mata terasa sakit, mata menjadi sensitif terhadap cahaya, penglihatan menjadi kabur, terdapat bintik-bintik gelap yang mengambang, dan daya penglihatan menurun. (1)

Baca: Katarak

Baca: Amaurosis Fugax


Uvea adalah lapisan tengah pada bagian dalam mata yang terdiri atas selaput pelangi mata (iris), lapisan pembuluh darah mata (koroid), dan jaringan ikat antara iris dan koroid (badan siliar).

Uvea terletak di antara bagian putih mata (sklera) dan bagian belakang mata yang menangkap cahaya (retina).

Jenis uveitis dibagi berdasarkan lokasi peradangannya.

Berikut adalah jenis-jenis uveitis:

  • Uveitis di uvea bagian depan (iritis atau uveitis anterior). Peradangan terjadi di bagian iris.
  • Uveitis di uvea bagian tengah (uveitis intermedia atau cyclitis). Peradangan terjadi di antara iris dan koroid.
  • Uveitis di uvea bagian belakang (choroiditis atau posterior uveitis). Peradangan terjadi di bagian koroid.
  • Uveitis di seluruh uvea (panuveitis). Terjadi ketika seluruh lapisan uvea mengalami peradangan.

Uveitis juga terbagi berdasarkan lamanya penderita mengalami uveitis, yaitu:

  • Uveitis akut, yaitu jenis uveitis yang berkembang dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan.
  • Uveitis kronis, ketika peradangan terjadi secara berkelanjutan selama lebih dari 3 bulan. (2)

  • Penyebab


Uveitis seringkali tidak diketahui sebabnya dan terkadang dialami oleh orang sehat.

Namun, sebagian besar uveitis dikaitkan dengan gangguan autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh sendiri.

Beberapa kondisi autoimun yang terkait dengan uveitis, antara lain:

  • Rheumatoid arthritis, yaitu peradangan sendi.
  • Psoriasis, yaitu peradangan kulit.
  • Ankylosing spondylitis, yaitu peradangan sendi pada tulang belakang.
  • Sarkoidosis, yaitu peradangan yang muncul di berbagai bagian tubuh, seperti paru-paru, kelenjar getah bening, mata, dan kulit.
  • Penyakit Kawasaki, yaitu peradangan dinding pembuluh darah.
  • Kolitis ulseratif, yaitu peradangan usus besar.
  • Crohn’s Disease, yaitu peradangan yang terjadi di dalam saluran percernaan, mulai dari mulut hingga anus.

Selain itu, uveitis juga dapat disebabkan oleh hal lain, seperti:

  • Cedera atau operasi mata.
  • Kanker mata.
  • Infeksi Herpes
  • Tuberkulosis.
  • Toksoplasmosis.
  • Sifilis.
  • HIV/AIDS.
  • Histoplasmosis.
  • Paparan racun pada mata. (3)

Baca: Abrasi Kornea

Baca: Skleritis

  • Pengobatan


Pengobatan pertama yang akan diberikan adalah obat tetes mata untuk melawan peradangan (biasanya adalah kortikosteroid).

Jika obat tetes mata tidak berfungsi, dokter dapat menambahkan pil atau suntikan.

Apabila terdapat infeksi yang menyebabkan uveitis, maka dokter akan memberikan antibiotik dan antivirus.

Pada beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan prosedur untuk menghilangkan beberapa zat seperti gel di mata anda.

Uveitis yang terlalu lama tidak diobati, dapat menyebabkan komplikasi seperti glaukoma, katarak, kerusakan saraf optik, ablasi retina, dan kebutaan permanen. (4)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Uveitis
Gejala atau Ciri peradangan pada mata
Jenis Penyakit Penyakit Mata
   


Sumber :


1. www.sehatq.com
2. www.alodokter.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved