Panti Pijat Plus-plus Digerebek Aparat saat Masa PSBB, Supervisor dan Kasir Ikut Diamankan

Sebuah panti pijat plus-plus digerebek aparat saat PSBB ketat, amankan 21 orang yang ada dalam panti pijat tersebut


zoom-inlihat foto
tribun-bali-ilustras-psk.jpg
TRIBUN BALI
Ilustrasi PSK


Sebuah panti pijat plus-plus digerebek aparat saat PSBB ketat, amankan 21 orang yang ada dalam panti pijat tersebut

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nekat buka saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, panti pijat plus-plus ini digerebek aparat.

Panti pijat plus-plus yang digerebek ini berlokasi di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penggerebekan dilakukan oleh aparat Polres Metro Jakarta Utara pada Senin siang kemarin.

Diketahui, dalam penggerebekan tersebut aparat mengamankan sembilan orang terapis dan 12 orang lainnya.

Mereka adalah sembilan orang karyawan dan tiga orang pengelola panti pijat plus-plus itu.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, 3 pengelola panti pijat plus-plus ini juga ditetapkan menjadi tersangka.

Baca: Detik-Detik Penggerebekan Panti Pijat Plus-Plus di Jakarta Utara, Kondom Bekas Jadi Barang Bukti

Baca: PSK Tewas Layani 6 Pelanggan Sekaligus dalam Sehari, Sempat Diingatkan Suami Malah Minta Cerai

Tersangka tersebut adalah  DD (46) sang supervisor panti pijat dan dua orang kasir yang berinisial  TI (26) dan AF (27).

Atas tindakan tersebut, para tersangka dikenai  pasal 296 KUHP juncto pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana 1 tahun 4 bulan.

Sebagai informasi, aparat Polres Metro Jakarta Utara juga memberikan denda atas kenekatan pemilik panti pijat plus-plus saat masa PSBB.

Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK). Seorang PSK asal Solo meninggal dunia setelah melayani seorang pelanggannya di Yogyakarta.
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK). Seorang PSK asal Solo meninggal dunia setelah melayani seorang pelanggannya di Yogyakarta. (Tribunnews.com)

Mengacu pada Peraturan Gubernur nomor 79 tahun 2020 tersebut tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19, maka pengenaan denda akan diberikan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved