Selama bertahun-tahun orang-orang super kaya dunia yang menolak mati, telah membekukan tubuh mereka.
Baca: Amankan Harta di Masa Pandemi, Orang-orang Kaya asal China Berburu Rumah Mewah di Asia Tenggara
Teknik ini dikenal dengan krionik, mereka akan dibekukan tepat pada saat sekarat.
Subyek hidup pertama dibekukan pada tahun 1967, tetapi hingga kini belum ada yang berhasil dihidupkan kembali.
Tubuh mereka dibekukan dan otaknya juga dibekukan, supaya bisa dihidupkan kembali dengan teknologi yang ditemukan di masa depan.
Milyader Thiel dan rekannya Luke Nosek dan pembawa acara Larry King, semuanya telah mengajukan untuk dibekukan ketika mereka sekarat.
Berdasarkan data dari Alcor Life Extension Foundation, pemasok elektronik terkemuka, biaya untuk mengawetkan tubuh nilainya sekitar 152.000 pound (Rp2,8 miliar), dan 61.000 (Rp1,1 miliar)pound untuk membekukan kepala.
Baik pembekuan dan transfusi darah "vampir" dilakukan oleh orang kaya untuk mendapatkan kehidupan abadi, berharap nyawa bisa dibeli dengan uang.
Selain itu, ketika dibekukan kepribadian mereka bisa disimpan di dalam komputer, hal ini telah menjadi fiksi ilmiah selama bertahun-tahun.
Perangkat Neuralink milik Elon Musk, menjanjikan atau melacak semua data di otak manusia.
Dua perusahaan Nectome dan Yayasan Gerakan Terasem, bekerja sama untuk mendapatkan teknologi ini.
Idenya adalah dengan teknik ini mereka bisa menukar tubuh manusia ke komputer atau robot ketika mereka mati, dengan menggunakan kepribadian yang sudah disimpan.
Baca: Tiga Bersaudara Meninggal dalam Setahun, Sempat Khawatir Soal Kutukan, Ternyata Punya Penyakit Ini
(Intisari/Afif Khoirul M)(Tribunnewswiki)
Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul Bagaikan Nyawa Bisa Dibeli dengan Uang, Inilah Cara Gila Orang-Orang Super Kaya yang Menolak Mati, Suntikkan Hal Ini Agar Awet Muda Hingga Bisa Hidup Lagi Ketika Mati